Peringati HKPMS, Ini yang Dilakukan KSR PMI Untan

Read More

Himsera Bagikan Bunga di Hari Kartini

Read More

Komunitas Mari Berbagi Kirim Donasi ke Bengkayang

Read More

Penyerangan Terhadap Novel Baswedan, Abu Mas’ud : Ini Adalah Bentuk Pelemahan Instansi Hukum

Read More

Tuntut Penuntasan Kasus Novel Baswedan, Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi Kalbar Gelar Aksi solidaritas

Read More

mimbaruntan.com, Untan – Sadar akan pentingnya pengguna bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam pengguna media di luar ruang, Balai Bahasa Kalimantan Barat (Kalbar) menyelenggarakan Dialog Komunitas 2017 dengan tema “Penggunaan Bahasa Indonesia Media Luar Rung”. Kegiatan tersebut berlansung di Aula Gedung Balai Bahasa, Sabtu (15/4). Adapun pemateri yang hadir dalam dialog tersebut antara lain Teguh Imam Wibowo (Antara) sebagai pemateri satu, dan Azmirizani dari Lingkar Pena Kalbar, sebagai pemateri ke dua. Teguh Imam Wibowo, dalam penyampaian materinya menjelaskan bahwa pengguna bahasa Indonesia dalam media luar ruang seharusnya memiliki komposisi bahan tersendiri. “Pengguna bahasa dalam media luar ruang sebaiknya menggunakan bahasa Indonesia terlebih dahulu, baru disusul dengan bahasa yang lain,” ungkapnya. Sementara itu Azmirizani, lebih mengajak para pemuda untuk bangga dalam menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. “Kita harus cinta dan bangga sebagai pemuda Indonesia menggunakan bahasa Indonesia, terutama dalam bahasa tulis,” ujarnya.   Penulis : Rio Editor : Dadang Ms

0 13

mimbaruntan.com, Untan –  Tim futsal Himpunan Mahasiswa Farmasi (HMF) Fakultas Kedokteran Untan menempati posisi terbaik kedua dalam turnamen  Ulat Ketan Cup  yang ke-5, Sabtu (8/4). Dalam laga final yang berlangsung di Lapangan MDM, HMF harus tunduk 5-1 saat berhadapan dengan Akfar Yarsi. Saat ditemui reporter Mimbar Untan, Adi Julianto selaku manajer tim futsal HMF mengatakan bahwa timnya sudah bermain cukup baik. Hal ini, kata Adi, terbukti dengan lolosnya HMF ke babak final UlatKetan Cup dengan jumlah pemain yang lengkap. Pada babak-babak sebelumnya, tim futsal ini juga sedang mengikuti lomba futsal “Kontras” yang digelar khusus untuk mahasiswa Fakultas Kedokteran. “Kalau saya observasi, kinerja pemainnya itu cukup baik dimana pada pertandingan sebelum-sebelumnya pemainnya itu tidak lengkap, baru pada final ini jumlah pemainnya lengkap,” ungkapnya. Adi menambahkan, para pemain  tim futsal HMF ini merupakan kolaborasi mahasiswa dari dua Program Studi (Prodi). “Ini adalah kolaborasi antara pemain-pemain dari HMF dan PSIK 2013, untuk latihan sebelumnya hanya dua kali yaitu hanya sparing  sebelum lomba ulat ketan cup ini di mulai,” tambahnya. “Untuk 2018 masih kita lihat dulu ya untuk ikut atau tidak karna ini kan kita masih kolaborasi antara dua Prodi dan pada tahun depan kan kami masuk dalam masa profesi, jadi kita masih melihat …

0 3

mimbaruntan.com, Untan – Turnamen futsal Ulang Tahun Keperawatan (Ulat Ketan) Cup yang merupakan salah satu agenda dari perayaan hari jadi Program Studi (Prodi) Keperawatan Fakultas Kedokteran (FK) Untan kini telah berakhir. Dalam laga final, Akademi Farmasi (Akfar) Yarsi sukses menjadi juara setelah menakhlukan Himpunan Mahasiswa Farmasi (HMF) FK Untan dengan skor akhir 5-1 di lapangan futsal MDM, Sabtu (8/4). Muhammad Fahri selaku kapten dari tim Akfar Yarsi mengungkapkan rasa syukurnya karena sukses menjadi juara pertama. “Alhamdulillah dapat juara satu hasil kerja keras kami dengan persiapan selama satu bulan sebelum acara ini berlangsung dan semoga Keperawatan Untan semakin sukses dan selalu bisa nyelenggarakan acara seperti ini setiap tahunnya,” ungkapnya. Di sisi lain, Dony Azie Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Keperawatan (Himikawa) mengatakan, penyelenggaran turnamen futsal Ulat Ketan yang ke-5 ini berjalan dengan lancar meskipun ada kendala. “Alhamdulillah acara Ulat Ketan Cup ini berjalan lancar meskipun terdapat kendala sebelumnya dan semua bisa teratasi sehingga acara ini berjalan lancar,” katanya. “Setelah Ulat Ketan Cup ini masih ada beberapa agenda yang akan kami acarakan lagi, salah satu yang terdekat adalah agenda Batik yang akan diselenggarakan bulan Mei pada tanggal 5 dan 6. Bagi yang berminat silahkan daftarkan tim kalian dalam agenda ini,” pungkasnya.   Penulis: …

0 3
Ilustrasi Puisi Pangkuan Tuhan. Sumber: Google

Diam seribu bahasa Bukan berarti bisu Tubuh bergetar  tak berdaya Bukan berarti tak mampu   Bukan pujangga merangkai melodi cinta Mata layu berani menatap ke atas Para pemuka menghamburkan harta Sebongkah logam dan segumpal kertas   Gitar tua tergantung di dada Telapak tergoreskan jejak kematian Bertahan dengan alunan kesedihan Wajah berdebu tak kan binasa   Terik mentari membakar jiwa Kaki halus menopang raga Meski bukan siapa-siapa Semangat bernafas tetap membara   Syair dan melodi terus menelusur Seakan tuhan tega membiarkan Namun semua telah di takdirkan Membuat hasrat jiwa seakan terkubur   Kelak semua akan berujung indah Tatkala tangan tuhan merangkul jiwa Di pangkuan tuhan maha kuasa bersyukur, ikhlas dan ibadah   Penulis: Az-Zuhri, 2017

0 3
Ilustrasi Puisi Gejolak Asa Membara. Sumber: Google

Dibalik sunyi ku merindu Desing pula riuhan sejuta angan Dinding menolak langkah bisu Diriku pantang berbuah tangan Deretan wajah menampik malu Dari saksi lensa kau simpan   Angan ku kemarilah Awan masih menggumpal laju Asa terbuai meninggalkan salah Ajisaka mendengus terharu Aku bukan sebesar gajah Api tlah menyisakan abu   Penulis: Ank, 20 Februari 2017

0 0

mimbaruntan.com, Untan— Divisi Penyiaran Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak adakan UVR DAY’S OUT To Radio Pemuda Independen (RPI) di Jln. Paku Alam, Gg.Usbay, No.31  Rasau Jaya Umum. Kegiatan ini merupakan satu diantara Program Kerja Divisi Penyiaran yang bertujuan memberi wawasan dan ilmu pengetahuan mengenai radio komunitas bagi kader LPM Untan, Sabtu (25/3). Kepala Divisi Penyiaran Nur Maulini mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk memberi pemahaman pada kader baru LPM Untan bahwa radio komunitas tak hanya  ada di Pontianak, “kegiatan ini untuk memperkenalkan bagi kader-kader baru bahwa bukan Untan saja yang memiliki radio komunitas melainkan diluar Pontianak juga ada yaitu RPI yang ada di Kabupaten Kubu Raya,” ujarnya. Ia berharap agar kegiatan ini bisa terus dilanjutkan untuk kepengurusan di tahun berikutnya dan dapat diikuti oleh seluruh kader LPM Untan, “semoga tahun depan Proja ini bisa dilanjutkan, dan semakin baik, serta peserta kader baru lebih interaktif lagi dan semakin ramai dalam berpartisipasi kegiatan UVR DAY’S OUT selanjutnya,” harapnya. Jasa Putra selaku Direktur Radio Pemuda Independen mengungkapkan rasa bahagianya dengan kunjungan yang diadakan oleh Untan Voice Radio, baginya dengan kunjungan ini dapat menambah relasi dan kerja sama antar radio komunitas. “Sangat banyak mengucapkan terima kasih kepada UntanVoice Radio, karena dengan kunjungan …

0 5
Foto Cindyta rabilla, Kuliah Umum

mimbaruntan.com, Untan – Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himakom), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip), Universitas Tanjungpura (Untan) mengadakan kuliah umum dengan tema  “Perkembangan Komunikasi”. Kegiatan yang berlangsung di aula Magister Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Untan, menghadirkan Prahastiwi Utari, seorang Dosen Senior dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, serta dihadiri oleh seluruh mahasiswa Ilmu Komunikasi dan Dosen Fisip Untan, Kamis (23/3). Prahastiwi Utari menjelaskan bahwa ketika mahasiswa Ilmu Komunikasi menghadapi suatu tantangan kedepan sebagai akademisi, maka ada tiga sikap yang harus ada dalam dirinya yaitu, pribadi yang terbuka, pribadi yang bisa bekerjasama, (team work), serta memiliki ide besar yang kreatif. “Saya berharap mahasiswa IKOM Untan dapat menambah kompetensi diri dari luar, tuntutan dunia kerja Ilmu Komunikasi itu benar-benar hebat nantinya, saya menginginkan lulusan Ilmu komunikasi Untan itu ada dimana-mana dan benar-benar bekerja dibidang Ilmu Komunikasi nantinya,” ungkapnya. Ketua Himakom periode 2016/2017, Mario Tribowo, mengatakan bahwa kuliah umum hari ini adalah salah satu bagian dari Program Kerja (Progja) Himakom, karena kajian-kajian seperti ini menurut Mario Tribowo merupakan hal yang sangat relevan untuk mengembangkan potensi mahasiswa Ilmu Komunikasi. “Kegiatan ini masuk kedalam Progja kami, karena saya ingin mengembangkan potensi-potensi yang ada, kita adalah Program Studi (Podi) baru sehingga ini menjadi pembelajaran …

0 15

mimbaruntan.com, Untan – Tidak ada bangsa yang maju tanpa memahami sejarahnya. Hingga sekarang  sejarah merupakan suatu cabang ilmu yang sangat penting, bahkan Bung Karno juga pernah berkata “Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah bangsanya sendiri”. Namun Universitas Tanjungpura (Untan) yang telah berdiri sejak 20 Mei 1959 itu ternyata tidak menyimpan buku sejarahnya sendiri. Kepala UPT Perpustakaan Untan, Septiana Bahraini mengatakan jika ia sedang mencari buku sejarah Untan untuk dijadikan koleksinya. Ia mengaku ketidakberadaan buku sejarah Untan di Perpustakaan dikarenakan perpustakaan yang mengalami perpindahan. “Mungkin karena kitakan sering beberapa kali pindah, jadi kemungkinan ada koleksi buku yang hilang saat kita pindah,” katanya Rabu (22/3). Kepala bagian  hubungan Masyarakat juga mengaku tidak menyimpan buku sejarah Untan, ia menyarankan reporter untuk bertemu staf rektor yang pernah menjabat humas. Namun Rahman (sekarang fotografer untan) juga mengatakan bahwa ia sedang tidak menyimpan buku sejarah Untan. Ternyata keberadan buku sejarah Untan kini tersimpan di rumah Abdul Hamid, ia merupakan editor buku sejarah Untan yang ditulis Ahmad Tohardi dan Edy Kiang. Buku tersebut dicetak pertama kali tahun 2002 yang diterbitkan Untan Press. “Waktu saya menjabat wakil rektor empat, orang-orang sering bertanya siapa pendiri Untan, makanya waktu itu kita buat tim untuk membuat buku …

0 79
Saat berlangsung kegiatan Nobar dan Diskusi film Lentera Maya

mimbaruntan.com, Untan – Untuk menambah wawasan sebagai pengguna internet yang baik dan benar, beberapa lembaga di Kalbar seperti Suara Asa Khatulistiwa (SAKA), ICT Watch, Lembaga Pers Mahasiswa Untan (Mimbar Untan), Lembaga Pengkajian dan Arus Informasi Regional (LPS-AIR), PSP2KP, Pontianak Digital Stream, Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (Sejuk) bersinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) serta Pemerintah Provinsi Kalbar mengadakan Nonton bersama (Nobar) film Lentera Maya di Canopy Center, Minggu (19/3). Film Dokumenter yang digarap oleh ICT Watch tersebut menceritakan perilaku masyarakat Indonesia dalam menggunakan internet. Matari Timoer salah satu pembuat film mengatakan bahwa film tersebut dibuat dengan melihat fenomena di media sosial yang sudah tidak baik. “Film Lentera Maya ini dilencanakan Ict Watch karena memang melihat fenomena, sosial media sudah dikuasai dengan hal-hal kebencian,” ucap pria yang akrab disapa MT ini. “Film Lentera Maya ini dibuat menjadi bahan pemantik agar teman-teman bisa menjadi lentera-lentera maya. Nyawa film ini adalah kita semua yang menonton film ini, kitalah yang akan beraksi,” tambahnya. Terkait penggunaan media sosial, Faizal Riza selaku pemateri dalam diskusi film yang juga mewakili SAKA mengatakan, di Kalbar sendiri sempat terjadi ketegangan ketika Pemilu akan berlangsung. Ia menceritakan, ketika pemilihan gubernur tahun 2013, ada beberapa akun media sosial yang selalu mem-posting …

0 11
Samuel A. Pangerapan Dirjen Aplikasi dan Informatika (Dirjen Aptika). Foto istimewa

mimbaruntan.com, Untan – Menurut data dari ICT Watch, setiap tahunnya pengguna internet selalu meningkat. Kemudahan yang ditawarkan oleh internet seperti Sosial media (Sosmed), membuat sesuatu sangat cepat untuk tersebar, baik itu berita yang sesuai fakta atau berita bohong (Hoax). Hal inilah yang melatar belakangi sejumlah lembaga di Kalbar mengadakan gerakan “Kalbar Anti Hoax” pada tanggal 19 – 20 Maret 2017 di Pontianak. Dalam rangkaian acara ini, turut menghadirkan Samuel A. Pangerapan Dirjen Aplikasi dan Informatika (Dirjen Aptika). Dalam sambutannya ketika menghadiri Nobar dan Diskusi Film Lentera Maya, ia mengatakan bahwa berinternet sama halnya dengan lingkungan sehari-hari. “Berinternet bagaimana merawat lingkungan hidup kita,” katanya, Minggu (19/3). Ia menambahkan, internet bagai pisau beramata dua yang bisa merusak atau membuat hidup lebih baik. “Internet dapat merusak kehidupan bangsa, jadi bagaimana cara kita agar internet itu dapat membantu kehidupan kita. Penggunaan internet harusnya lebih cerdas dan digunakan dengan tepat,” paparnya. Menurut Samuel, penggunaan internet dengan tepat dapat meningkatkan penghasilan keluarga. “Bagaimana memanfaatkan internet untuk beraktivitas. Gunakan untuk hal-hal positif misalnya untuk bisnis,” pungkasnya.   Penulis : Isa Oktaviani Editor   : A.Rahman    

0 7
dirjen

mimbaruntan.com, Untan— Direktorat Jendral (Dirjen) Aplikasi Informatika Kementrian Komunikasi dan Informatika (Aptika) Semuel Abrijani Pangerapan menghadiri Workshop Jeli Internet yang berlangsung di Aula gedung magister Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak pada hari Minggu (19/3). Pada workshop ini, Semuel menyampaikan beberapa program pemerintah terkait transformasi digital yakni satu diantaranya Program Desa Broadband Terpadu. Dalam program ini pemerintah menyediakan akses broadband internet di 937 desa tertinggal, terdepan, dan terluar. “Kita berupaya untuk menyediakan layanan internet di desa-desa sehingga masyarakat desa pun dapat menggunakan layanan internet. Kecepatan minimal 2 megabyte,” pungkasnya. Ia juga menambahkan dengan transformasi digital dapat membantu pekerjaan pemerintah untuk lebih mudah dan efisien serta transparan. “Dengan program E-Government ini, pemerintah sangat terbantu terkait transparansi, data data yang di publish tidak bisa dibohongi. Dan transparansi inilah yang terpenting,” tambahnya.   Penulis : Nabilla Editor : Umi

0 5

mimbaruntan.com, Pontianak – Tersebarnya berita hoax (palsu-Red) di Indonesia memunculkan banyak respon oleh masyarakat Indonesia. Satu diantaranya adalah workshop Jeli Internet yang diadakan pada hari Minggu (19/3) di gedung aula Magister Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura (Untan) oleh gabungan beberapa organisasi dan LSM di Kota Pontianak. Dalam acara tersebut Dian Lestari selaku ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pontianak yang juga termasuk dalam panitia penyelenggara menyampaikan tips untuk menanggapi berita hoax. Tips-tips yang disampaikan diantaranya adalah pertama cek mengenai kebenaran informasi berita. Kedua jangan mudah percaya judul berita bombastis. Serta ikut menyebarkan klarifikasi berita fitnah. Kemudian bila perlu, laporkan web penyebar fitnah, syiar kebencian, dan radikalisme ke Aduankonten@mail.go.id. Dian yang juga satu diantara alumni LPM Untan ini juga mengajak peserta workshop untuk hidup damai meskipun hidup dalam lingkungan yang beragam suku, agama, ras, dan budaya. “Kita sebagai makhluk sosial tidak boleh membenci berdasarkan suku, agama, ras, maupun budaya. Misalnya yang muslim membenci non muslim, begitu juga sebaliknya. Kita sama-sama saling membutuhkan,” ajaknya.   Penulis : Nabilla Editor : Adi

0 3
sumber : google

Pendidikan merupakan sarana untuk menambah pengetahuan, keahlian, serta kebiasaan yang diturunkan dari satu priode kepriode selanjutnya melewati proses belajar, latihan, atau penelitian. Proses belajar bisa melewati jalur sekolah, yang dimulai dari tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, hingga ke Perguruan Tinggi. Memasuki tahun ajaran baru 2017/2018, para mahasiswa baru yang sudah terdaftar di berbagai Fakultas atau Universitas biasanya diharuskan untuk mengikuti satu rangkaian kegiatan sebelum akhirnya memasuki proses belajar mengajar sebagaimana aktivitas sebagai mahasiswa Universitas tersebut. Mahasiswa adalah sebutan untuk orang yang sedang mencari ilmu di perguruan tinggi, di satu universitas ataupun perguruan tinggi lainnya. Sebelum dimulainya proses belajar mengajar sebagaimana biasanya diberbagai Universitas. Biasanya, para mahasiswa baru harus menjalankan satu kegiatan yang dibuat oleh kakak tingkatnya sebagai sarana pengenalan keadaan kampus. Kegiatan tersebut sering disebut Ospek (OrientasiStudidanPengenalanKampus). Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus, atau yang lebih sering disingkat Ospek. Mempunyai banyak manfaat untuk membekali para mahasiswa baru yang belum banyak mengenal bagaimana keadaan dikampus, dan apa saja kegiatan yang ada di dalam kampus. Ospek merupakan satu masa yang harus dilalui oleh mahasiswa baru sebelum mereka memasuki jenjang perguruan tinggi. Segala kegiatan di dalamnya dapat menjadi sarana yang baik untuk membangun perilaku baik bagi para Mahasiswa baru. Saking …

0 20
Edi Rusdi Kamtono, Wakil Wali Kota Pontianak

mimbaruntan.com, Untan – Saat menghadiri pembukaan kegiatan Screen 6 yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Sistem Komputer (Himaster) di Amphiteater Fakultas Kedokteran Untan, Wakil Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, perkembangan teknologi informasi harus dapat menjawab permasalahan masyarakat Kota Pontianak agar kedepannya dapat memberikan solusi yang lebih cepat, Senin (13/3). “Pemanfaatan teknologi informasi ini era digital millenial harus lebih bisa produktif karena harapan kita terutama Kota Pontianak semakin hari permasalahan yang ada di kehidupan kota misalnya akan semakin lebih mudah,” jelasnya. Ia juga mengimbau agar masyarakat lebih cerdas dalam menggunakan teknologi untuk hal yang positif. “Kita memberikan pengertian masyarakat kota kita harus semakin cerdas memanfaatakn teknologi informasi dan komunikasi ini untuk hal yang positif,” katanya. Selain itu, ia juga menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi di era sekarang menuntut generasi muda untuk lebih cepat dalam melakukan sesuatu. ”Kita tidak bisa pungkiri lagi era sekarang ini memang era yang sudah berubah yang semakin canggih terus bergerak cepat era digital dan beda dengan era zaman terdahulu,” tambahnya.   Penulis: Suryansah Editor  : A.Rahman  

0 5

MENU

Back