Belajar Tentang Dunia Penyiaran, Untan Voice Radio Kunjungi RRI Pontianak

Read More

Yohanes : Ini Usaha Kita Untuk Mengurangi Kehilangan Kendaraan

Read More

Adakan Closing Studika, Ini Kata Ketua FKMI Nuruddin

Read More

Peringati Natal, Untan Gelar Natal Oikumene

Read More

PELEPASAN KEGIATAN PKM di FKIP

Read More

MimbarUntan.com, Untan – Peluncuran perpustakaaan digital di Pontianak merupakan salah satu terobosan baru dalam meningkatkan minat baca dan minat literasi yang dilakukan oleh pemerintah kota Pontianak. Perpustakaan digital ini merupakan perpustakaan yang unik, karena di dalam perpustakaan ini pelayanannya bukan berbentuk buku tetapi langsung dalam bentuk elektronik book yang dapat langsung diakses melalui komputer dan tab yang telah disediakan di perpustakaan digital. Selain menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung, pihak perpustakaan kota Pontianak juga menyediakan petugas yang paham mengenai IT (Information and Technology) yang dapat membantu para pengunjung dalam penggunaan e-book. Selain menyediakan sarana, prasarana dan tenaga penunjang, perpustakaan digital ini juga mempersiapkan layanan online dan antar buku untuk pihak yang memiliki kebutuhan khusus, hal ini disampaikan Oleh Ir. Hidayati selaku kepala Dinas Perpustakaan Pontianak “Layanan perpustakaan digital menyediakan pelayanan peminjaman online, yang tentu saja memudahkan semua pihak. Orang-orang yang hendak meminjam buku secara online dan setelah buku tersebut kami sediakan, mereka dapat langsung mengambil buku yang mereka butuhkan di perpustakaan kota Pontianak dan kami juga menyediakan pelayanan khusus bagi pihak-pihak difabel (cacat/perlu kebutuhan khusus) kita memiliki layanan antar buku,” ungkapnya Ia juga menambahkan, untuk dapat menikmati fasilitas yang tersedia tidaklah sulit yaitu hanya perlu mendaftarkan diri dan memiliki kartu …

0 22

MimbarUntan.com, Untan- Pada tanggal 1 Desember 2018 pemerintah kota Pontianak resmi melaunchingkan pelayanan perpustakaan khusus digital. Perpustakaan digital dikota Pontianak ini merupakan perpustakaan tersendiri yang merupakan satu-satunya perpustakaan digital di Kalimantan Barat. Ir.Hidayati selaku Kepala Dinas Perpustakaan Pontianak menyatakan bahwa sebenarnya peluncuran perpustakaan digital ini sudah mulai dipersiapkan di perpustakaan kota Pontianak dengan fasilitas seperti komputer dan jaringan internet serta lebih dari delapan ratus koleksi e–book dan sarana penunjang lainnya. “Perpustakaan digital ini tidak kita isi dengan buku tetapi pelayanan digital yang semuanya dilengkapi dengan alat-alat elektronik dalam artian bahan pustaka nya delam bentuk e-book, e-jurnal, dan bahan-bahan pustaka dalam bentuk rekaman,” ungkapnya Ia  juga menambahkan bahwa sarana yang ada telah dilengkapi pula dengan akses yang dapat menjangkau ke Perpustaan Nasional (Perpusnas). “Saat ini perpustakaan digital yang ada dikota Pontianak telah dilengkapi dengan 8 komputer yang didalam nya terdapat 400 koleksi elektronik book  dan 16 tab yang masing-masing berisi 40 e-book. Melalui komputer dan tab ini dapat pula mengakses Perpusnas yang terdapat ribuan elektronik book” paparnya (12/2018) Ireniza selaku pengunjung di Perpustakaan Kota Pontianak mengatakan bahwa dengan adanya perpustakaan digital ini juga dapat memberikan kemudahan dan meningkatkan minat baca . “Dengan adanya perpustakaan digital ini tentu saja memberikan kemudahan bagi …

0 25

mimbaruntan.com, Untan— Curah hujan yang tinggi sejak Kamis malam mengakibatkan banjir di sekitar jalan Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) Untan, Jalan Sepakat 2 Pontianak Kalimantan Barat. Hal ini turut dirasakan oleh sebagian mahasiswa Untan yang tinggal di Rusun dan mengaku sulit untuk beraktifitas seperti biasanya, Jumat (12/1). “Saya pribadi sangat merasa terganggu karena kita susah juga mau keluar karena banjir ini, kemudian kalau banjir begini juga banyak binatang kaya lipan yang bahaya juga biasa sampai naik ke atas,’’ ujar Hariantino satu diantara mahasiswa yang tinggal di Rusunawa. Berdasarkan pantauan reporter, akibat banjir, beberapa kendaraan mogok, serta tampak sampah yang hanyut terbawa arus dan mengapung di sekitar Rusunawa. Heriantino juga menambahkan bahwa banjir seharusnya menjadi tanggung yang bersama terutama dalam hal pencegahannya. “Tanggung jawab kita bersama, seharusnya kita bersama menjaga kebersihan lingkungan sehingga tidak menghambat alur air jadi terhambat,’’tambahnya. Hal senada turut dirasakan Lesti mahasiswi Untan, menurutnya akibat banjir ia sulit untuk melakukan aktifitasnya. “Sangat terganggu dengan adanya banjir ini, karena susah untuk berjalan kemana-mana,” jelasnya. Ia berharap gotong-royong kembali digalakkan agar dapat mengurangi peristiwa banjir dikemudian hari. ‘’Harapannya untuk masyarakat untuk gotong royong, membersihkan sampah dan selokan supaya tidak banjir lagi,” pungkasnya. Penulis : Rio Editor : Umi Tartilawati

1 319

MimbarUntan.Com, Untan – “Menjadi versi terbaik dari diri sendiri”, Begitulah motto hidup dari mahasiswa berprestasi program studi (prodi) Ilmu Komunikasi, Rezqy Septy Yoza. Rezqy, demikian ia akrab disapa, berhasil lolos menjadi juara pertama sebagai Putra Duta Generasi Berencana (Genre) Jalur Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) 2017. Terpilihnya Rezqy menjadi juara Duta Genre tentunya tidak hanya berani memanfaatkan peluang yang ada, tetapi tidak luput dari doa dan dukungan keluarga. “Saya menjalani saja apa yang ada di depan saya. Saya coba untuk memaksimalkan peluang-peluang yang ada dibarengi dengan usaha dan doa tentunya.” Ungkapnya. Rezqy merupakan putra tunggal dari Bapak Suwirman dan Ibu Ratni yang lahir di Pontianak tanggal 30 September 1996. Saat ini Rezqy tinggal di Pontianak tepatnya di Jalan Purnama Komplek Purnama Permai Blok E3. Ia lahir dan dibesarkan di tengah keluarga yang sederhana. Ayahnya bekerja sebagai penjahit pakaian dan ibunya mengurusi rumah tangga. Kendati berasal dari keluarga yang sederhana, Rezqy tidak pernah patah semangat untuk meraih mimpinya. Sadar jika orang tuanya tidak dapat berbuat banyak, tetapi Rezqy punya cara sendiri untuk membuat orangtuanya bangga. “Selalu ada peluang yang datang kepada kita, baik yang dicari maupun yang menghampiri, memanfaatkan peluang yang ada, dan harus berani bermimpi dari sekarang. Saya ingin membuat …

0 93

mimbaruntan.com, Untan— Mahasiswa jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (Untan) menyelenggarakan penyuluhan di Gedung Aula Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sungai Jawi Luar, Jalan Kom. Yos. Sudarso Pontianak Barat. Kegiatan ini mengangkat tema “Mengoptimalkan Kesehatan Masyarakat Melalui Kegiatan Keluarga Sehat dalam Mencegah Penyakit Menular (TBC dan Difteri) dan Penyakit Tidak Menular (Hipertensi)”. Penyuluhan yang berlangsung di wilayah kerja puskesmas perumnas. Sabtu (6/1) Kegiatan ini bekerja sama dengan Puskesmas Perumnas I guna melakukan pencegahan terhadap penyakit seperti TBC, Difteri, dan Hipertensi. Dari hasil pengkajian yang dilakukan oleh mahasiswa Keperawatan Untan di RW VII Kelurahan Sungai Jawi Luar, sebanyak 63 kasus masyarakat setempat menderita Hipertensi, kemudian 23 kasus menderita TBC. Hal ini diakui oleh Arief Wibowo selaku ketua panitia, menurutnya dengan memberikan penyuluhan, masyarakat bisa mengenali gejala penyakit tersebut agar segera langsung melakukan pemeriksaan di Puskesmas terdekat. “Masalah besar yang ditemukan pada saat pengkajian itu yakni Hipertensi, yang kedua TBC, serta kurangnya  pengetahuan masyarakat mengenai Vaksinasi Difteri,” ujarnya. Ernawati S.Kep selaku Kasi Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Kritis Dinkes Provinsi Kalbar mengatakan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai Virus Difteri. “Hal ini sangat penting untuk kita lakukan penyuluhan, apalagi sudah timbul gejala seperti sesak nafas yang berlebihan, demam tinggi yang tidak turun, serta benjolan di leher …

0 17

mimbaruntan.com, Untan – Malam penyambutan tahun baru 2018 berlangsung meriah di Kabupaten Sanggau. Tampak antusias warga mulai dari anak-anak, remaja, hingga lansia, memadati area Kampung Wisata Santana, Kelurahan Tanjung Sekayan, Kabupaten Sanggau, Minggu (31/12). Teguh Basuki selaku keamanan Polres Sanggau mengatakan, sistem pengamanan di area Santana terorganisir. “Sistemnya terorganisir kemudian dipimpin oleh masing-masing institusi. Kemudian ada juga kepala satuan pengamanan. Selain itu, sistem nya pun mobilisasi ada yang jaga ditempat dan ada juga yang berpatroli,” ujarnya. Ia juga menambahkan selama dua tahun melakukan pengamanan belum pernah terjadi keributan dari para pengunjung. “Alhamdulillah dua tahun berturut-turut ini kayaknya tidak ada keributan, damai, dan aman-aman saja di Kabupaten Sanggau ini. Kemudian masyarakatnya pun sadar hukum sehingga ketika diperintahkan untuk tidak parkir di tempat yang dilarang masyarakatnya pun sudah mengerti,” tambahnya. Kampung Wisata Santana tak hanya menjadi objek wisata yang ramai dikunjung pada saat penyambutan tahun baru, sebagian orang memanfaatkan tempat ini untuk reunian bersama sahabat. Hal ini diakui oleh Ari Hikmarutohman satu diantara pengunjung. Menurutnya selain menikmati perayaan tahun baru di Santana, ia juga bisa berkumpul dengan teman lamanya. “Selain untuk merayakan malam tahun baru bisa dijadikan rekreasi buat teman-teman, kan karena jarang ketemu jadinya sekalian reunian lah”, katanya. Hal senada juga …

0 31

“Seorang filsuf Yunani pernah berkata bahwa nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda” Ya, kurang lebih seperti itulah sepenggal kalimat yang saya kutip dalam bukunya Soe Hok Gie “Catatan Seorang Demonstran”. Entah itu sebuah harapan atau malah doa bagi Gie, nyatanya dirinya berpulang menghadap Tuhan pada usia 26 tahun, sehari menjelang ulang tahunnya. Itu memang usia muda dan Gie pemuda jika dilihat dari Undang-undang saat ini, UU Nomor 40 tahun 2009. Beberapa waktu lalu, merupakan hari ulang tahun Gie yang ke-75, 17 Desember 2017. Jika ia masih hidup, mungkin saja syukurannya digelar di gunung bersama mahasiswa pecinta alam, bisa pula di taman atau tepian jalan bersama aktivis mahasiswa atau bahkan di gelanggang kesenian. Tentu saya akan ikut serta dalam acara tersebut. Namun kalaulah tak ada uang, saya bisa nimbrung dengan mereka yang live streaming di instagram, facebook atau youtube. Siapa yang tak kenal dengan adik Arief Budiman ini? Tentulah pemuda atau mahasiswa zaman now ada yang tak tahu dengan sosok ini.Namun bagi mahasiswa pecinta alam, aktivis pergerakan mahasiswa dan sebangsanya tentu terasa hambar jika tak kenal dengan Gie. Karakter dan aura yang …

0 12

mimbaruntan.com,Untan– Dalam rangka melaksanakan bagian dari Program Inisiatif Penguatan Pengembangan Ekonomi Kelompok Perempuan melalui Pemberdayaan dan Pertanian Berkelanjutan, diselenggarakannya Seminar Peluncuran Praktik Baik Perempuan dan Pertanian Berkelanjutan bertempat di Hotel Grand Mahkota, Jumat (29/12). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Konsorsium Perempuan dan Keberlanjutan Kehidupan Kalimantan Barat ini merupakan hasil pelaksanaan program hibah pemberdayaan perempuan tani. Laili Khairnur selaku penanggung jawab program menjelaskan dalam kata sambutannya bahwa Program hibah pemberdayaan perempuan tani tersebut dilakukan di 10 desa yang terdiri dari 6 desa di kabupaten Kapuas Hulu dan 4 desa di kabupaten Sintang. Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian besar proses pertanian dilakukan oleh wanita. “Karena memang kami melihat hampir 100% proses pertanian itu bisa dilakukan oleh perempuan, bukan bapak-bapak lagi. Bapak-bapak itu sektor pertanian non-pangan seperti perkebunan” jelasnya. Pada selang waktu seminar, diputarkan film pendek yang berisi wawancara yang dilakukan pada beberapa wanita tani. Menurut beberapa wanita tani, masyarakat merasa terbantu dengan adanya program pemberdayaan wanita tani yang diselenggarakan oleh konsorsium ini. Hal ini dikarenakan adanya pembagian waktu yang terorganisir dengan baik sehingga para wanita tani dapat melakukan kegiatan rumah tangga dan berladang lebih optimal.   Penulis : Muhammad Luthfi Editor : Sekar A.M.  

0 14

“Perjuangan untuk memberantas korupsi tidak dapat dilawan dan dimenangkan hanya dengan adanya Komisi Anti Korupsi saja tetapi juga harus melibatkan para pejabat masa lalu meskipun sebagian dari mereka terlibat dalam praktik korupsi. Diperlukan juga ide-ide baru dari mereka yang sedang berkuasa dan para generasi muda yang akan menjadi pemimpin di masa depan” Andrew Ntewewe, National Co-ordinator of NAYAC-Zambia Korupsi di Indonesia sudah bagaikan penyakit yang berkembang secara sistematik dan menular turun temurun, dari masa ke masa, rezim ke rezim. Tak lagi menjadi rahasia publik, menyembuhkannya pun ibarat mengurai benang kusut bahkan lebih rumit dari pada itu.Seolah hal ini terjadi bukan lagi menjadi suatu pelanggaran hukum atau kebusukan suatu tindakan, melainkan telah menjelma menjadi kebiasaan yang diwariskan.Entah kata apa lagi yang akan kita sebutkan untuk menggambarkan masalah korupsi ini. Sebagai masalah klasik, tentunya korupsi di Indonesia pernah singgah dan menginfeksi setiap periode waktu mengiringi perjalanan bangsa. Perjalanan riwayat yang penuh dengan karangan, kesaktian, perjuangan dan pertentangan pun terus bergulir hingga tiba pada masa reformasi dan kini yang hampir seluruh elemen penyelenggara negara teracuni oleh wabah korupsi. Dalam buku “Revolusi Mental: Menumbuhkan Jiwa Anti Korupsi” yang ditulis Daru Wijayanti tertulis, secara umum membagi menjadi dua terkait periodisasi korupsi di Indonesia, periode pra …

0 11

mimbaruntan.com, Untan – Pertanian merupakan roda penggerak ekonomi nasional jika dilihat dari sektor produksi, pertanian menempati sektor kedua paling berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi setelah industri pengolahan dan diatas perdagangan, serta sektor konstruksi. Seiring dengan perkembangan zaman, sektor pertanian tidak begitu dilirik oleh generasi muda, sehingga jumlah petani di Indonesia terus menurun dan sebagian besar petani diminati oleh orang tua. Hal serupa diungkapkan oleh Laili Khairnur, Penanggung Jawab Program Konsorsium Perempuan,  dalam rangka Seminar Peluncuran Praktik Baik Perempuan dan Pertanian Berkelanjutan di Hotel Grand Mahkota, Pontianak. Jum’at (29/12). Sebelumnya selama satu tahun terakhir, Konsorsium Perempuan telah melaksanakan program dan pembinaan terhadap kelompok-kelompok tani wanita di Kabupaten Sintang dan Kapuas Hulu. Hal ini menurut Laili, pertanian memiliki nilai ekonomis dan sudah seharusnya menjadi kebanggaan bagi generasi muda. “Saya ingin menggambarkan dan menyampaikan bahwa petani adalah pekerjaan yang bernilai ekonomis dan seharusnya menjadi kebanggan tersendiri utamanya bagi para pemuda,” ungkapnya Ia juga menambahkan bahwa sejatinya diperlukan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat sehingga hal-hal yang telah dilakukan utamanya dalam hal wanita dan pertanian dapat terus berlangsung. “Kami terus mempromosikan praktik-praktik program, sehingga kami berharap apa yang kami lakukan dapat di adopsi  bagi masyarakat di wilayah-wilayah lain dengan bekerjasama antara pemerintah dan masyarakat,” tambahnya. …

0 48

mimbaruntan.com, Untan – Berlangsung selama tiga hari dari tanggal 23-25 Desember 2017, Forum Komunikasi Mahasiswa Islam (FKMI) Ulul Albab Fakultas Pertanian Untan telah menyelesaikan kegiatan Biota (Bingkai Indah Output Tafakur Alam) di Pantai Batu Karang, Singkawang. Kegiatan yang mengusung tema “Generasi Muda Pencinta Alam” tersebut, merupakan agenda tahunan yang ditujukan khusus untuk mahasiswa baru yang beragama Islam. Teguh Pambudi, selaku Ketua FKMI Ulul Albab menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi ajang mendekatkan diri dengan alam dan pencipta-Nya.”Agenda ini bertujuan untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta melalui ciptaanya yg terlukis secara sempurna dialam. Serta memupuk keimanan didalam diri, ditambah lagi alumni BIOTA ini nanti mampu memaknai tujuan hidup”, ungkapnya saat ditemui Mimbar Untan. Ibrahim selaku ketua panitia BIOTA berharap dengan selesainya kegiatan ini maba dapat menjaga ibadahnya.”kami sangat berharap efek dari kegiatan BIOTA ini bisa merubah karakter maba muslim untuk bisa menjaga amal yaumi nya. Salah satunya adalah sholat fardu, sunah Rasulullah dan membaca Alqur’an setiap hari” harapnya. Kegiatan BIOTA yang berlangsung selama tiga hari tersebut, juga meninggalkan kesan yang mendalam oleh salah satu peserta, sebagaimana diungkapkan oleh Ade Bagus. “Alhamdulillah kegiatannya sangat seru sekali, disamping itu saya juga banyak mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat buat saya sendiri dan juga banyak mengenal …

0 158

mimbaruntan.com, Untan— Forum Komunikasi Mahasiswa Islam (FKMI) Fikri FMIPA Untan selenggarakan Studi Alam Terbuka (STAR) 2017 di Sedau Singkawang. Kegiatan yang mengusung tema “Star’s Journey To be Excellent Islamic Scientist” ini berlangsung selama tiga hari di mulai pada 23-25 Desember 2017. Robi selaku ketua panitia mengatakan, agenda ini memberikan pengalaman dan wawasan melalui alam kepada mahasiswa muslim FMIPA,  sehingga dapat meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. “ Di STAR juga diajarkan cara melatih ruhiyah, jasadiyah, dan fikriyah” ujarnya, Senin (25/12). Tafakur alam merupakan agenda tahunan bagi Mahasiswa muslim di FMIPA sekaligus agenda besar dari FKMI Fikri. Berbagai kegiatan yang dilakukan yakni hiking, outbond, games, materi, taujih, dan muhasabah. “Banyak materi kerohanian Dan malam nye mendaki untuk melihat ciptaan Allah SWT di atas gunung di waktu subuh dan juga ada outbond yaitu untuk melatih kebersamaan, kekompakan, kepedulian dalam satu tim, dan ada juga tentang simulasi kematian yaitu agar peserta selalu mengingatkan yang namanya kematian,” tambah Robi. Selain itu, Rama Pratama satu diantara peserta mengaku senang dengan agenda STAR. Menurutnya melalui alam banyak pengalaman yang ia dapat.  “Kegiatan Star diisi oleh pemateri-pemateri yang sangat luar biasa, yang memberikan banyak pelajaran bagi kami. Belajar sambil menyatu dengan alam itu seru loh, memperbaiki diri untuk ke …

0 245

mimbaruntan.com,Untan— Forum Komunikasi Mahasiswa Islam (FKMI) Nuruddin Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (FISIP) Untan adakan Tafakur Alam di Pantai Kura-kura Beach Singkawang, Kalimantan Barat pada 22 – 24 Desember 2017. “Agenda tafakur alam yang di adakan oleh FKMI Nuruddin FISIP adalah salah satu sarana mendekatkan diri kepada Allah, dengan bertafakur dan merenungi keindahan alam ciptaan Allah,” ucap Ketua Umum FKMI Nuruddin FISIP Muhammad Agus Tarmmizi Tafakur alam merupakan agenda tahunan yang diperuntukkan bagi anggota Nuruddin maupun mahasiswa muslim di FISIP. Beberapa kegiatan yang dilakukan yakni hiking, outbond, games, materi, taujih, dan muhasabah. Kegiatan ini sangat diapresiasi oleh Muhammad Agus Tarmizi, Menurutnya dengan agenda ini dapat membentuk karakter islamiah serta mampu menjadi manusia yang bermanfaat untuk umat maupun Negeri. “Harapannya agenda tafakur alam ini di harapkan dapat membentuk karakter islamiyah,berkepribadian yang tangguh,perubahan dalam diri menjadi manusia yang bermanfaat untuk umat dan negeri,” kata Agus. “Saya merasa bahagia, karena setelah saya mengikuti acara tafakur alam saya belajar banyak hal. Bagaimana cara kita terutama diri saya sendiri agar dapat bersyukur melihat kemegahan alam yang maha luas dan indah, dan saya dapat mendapatkan banyak pengalaman setelah mengikuti agenda ini. Kami diajarkan mulai dari mencintai alam sekitar, bersyukur dan belajar merawat alam sekitar,” ungkap …

0 84

mimbaruntan.com, Untan – Sejak lima hari yang lalu, Accounting Badminton Competition diselenggarakan oleh Mahasiswa Akuntansi FEB Untan di GOR Bulu tangkis Bumi Khatulistiwa, Pontianak, Sabtu (23/12). Kejuaraan yang diikuti oleh 331 atlet ini merupakan  hasil kerja sama apik antara Mahasiswa Akutansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis  (FEB) Universitas Tanjungpura (Untan), Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat  (Kalbar), Pemerintah Kota  Pontianak, Kodam 12 Tanjungpura, KONI serta PBSI Kalbar. Accounting Badminton Competition adalah kejuaraan Badminton se-Kalbar. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa jurusan akuntansi FEB Untan dalam mewujudkan generasi yang aktif dan berprestasi. Hingga kini, kegiatan ini telah terselenggara sebanyak tujuh kali, sejak pertama kali diselenggarakan tahun 2009. Dalam penyelenggaraannya, peserta yang mendaftar akan disesuaikan dengan kategorinya. Pada tahun ini, terdapat 6 kategori yang masing-masing berjuang mendapatkan juara. Enam kategori tersebut adalah usia dini, anak-anak, pemula, remaja, taruna serta dewasa. Peserta  yang terdaftar akan melakoni perlombaan dengan menggunakan sistem gugur. “Per kategori dibuatkan skema jadi pakai sistem gugur,” ungkap Reza pratama selaku ketua panitia Accounting Badminton Competition (ABC). Ia juga menjelaskan bahwa kejuaraan ini didesain seprofessional mungkin, sehingga melibatkan banyak pihak terutama dari KONI Kalbar serta Organisasi olahraga badminton Kalbar yaitu PBSI wilayah Kalbar. “Kita panitia, tapi semua wasit dari PBSI aturan …

0 92

MENU

Back