Dari Angan

Read More

Setetes dari Ibu

Read More

Tolak WTPM Pameran di Indonesia, Ini yang dilakukan Mahasiswa FK Untan

Read More

SG FT Untan Terhenti, Yusuf Angkat Bicara

Read More

KBMB Untan Gelar Penyuluhan Kesehatan dan Pengobatan Gratis

Read More
PMBYK akan menggelar Talkshow Pendidikan . Salah satu tujuannya guna mencegah Penyalahgunaan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi

mimbaruntan.com, Untan – Dewasa ini kita sering melihat kondisi para generasi muda Indonesia yang memanfaatkan teknologi dengan cara yang bisa dikatakan kurang bijak. Bahkan ada juga generasi muda yang justru memanfaatkan teknologi ini untuk menyakiti dan merugikan pihak lain. Tentu saja kondisi ini sangat miris mengingat para generasi muda yang diharapkan dapat membangun Negara Indonesia menjadi lebih baik malah terjerumus kedalam kemerosotan moral yang dikarenakan oleh penyalahgunaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu, Perhimpunan Mahasiswa Yayasan Bumi Khatulistiwa akan menggelar Talkshow Pendidikan Perhimpunan Mahasiswa Yayasan Bumi Khatulistiwa dengan mengangkat judul: “Generasi Bijak Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk Membangun Pendidikan di Masa Depan” sebagai salah satu langkah dan upaya yang bisa dilakukan dalam mencegah penyalahgunaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Adapun acara ini akan digelar pada tanggal 19 Mei 2017 di Gedung Zamrud Khatulistiwa Jalan Ahmad Yani 1 Pontianak. Dengan adanya acara Talkshow Pendidikan ini, diharapkan agar para generasi muda bisa sadar dan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan cara yang lebih bijak lagi sehingga tidak merugikan diri sendiri, orang lain dan bahkan negara kita, Indonesia.   Penulis: Panitia Talkshow Pendidikan PMYBK Editor  : A.Rahman

0 7
Beberapa mahasiswa ini mengaku kesulitan dalam mengikuti SBMPTN 2017 kategori ujian IPC. Mulai dari mempelajari ilmu yang belum tidak mereka dapat saat di bangku sekolah, mereka juga perlu memanajemen waktu dalam mengerjakan soal

mimbaruntan.com, Untan – Beberapa peserta yang mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SBMPTN) 2017 di Untan kategori Ilmu Pengetahuan Campuran (IPC) mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal, Selasa (16/5). Pada kategori ini, mereka harus mempelajari ilmu yang berbeda dari pelajaran yang telah didapat saat masih duduk di bangku SMA/SMK sederajat. Selain itu, dalam pengerjaan soal, mereka perlu memanajemen waktu. Three Bilan salah satu peserta yang juga siswa dari jurusan IPS mengatakan bahwa saat mengerjakan soal di bidang Saintek, ia mengalami sedikit kendala dan kesulitan, khususnya di bidang Kimia. Peserta yang mengambil pilihan Program Studi (Prodi) Teknik Informatika dan Akuntansi ini juga mengaku gugup saat mengikuti tes. “Karena saya gugup, saya jadi tidak fokus ngerjain soalnya, padahal saya sudah persiapkan dengan matang apa yang mau dipelajari,” ungkapnya, Selasa (16/5). Anggi Dwi siswa jurusan IPA yang mengambil pilihan Prodi Agribisnis, Agroteknologi, dan Hukum juga mengaku mengalami kendala saat menjawab soal IPC SBMPTN 2017. Ia mengatakan bahwa manajemen waktu saat mengerjakan soal sangat dibutuhkan. “Saya kan IPC jadi tesnya dari pagi sampai sore, jadi agak sedikit ngantuk. Untuk soal TKPA dengan jumlah soal 90 dalam waktu pengerjaan 105 menit itu susah sekali, jadi harus benar-benar teliti dan cepat tanggap,” jelasnya.   Penulis: Nurul …

0 3

mimbaruntan.com, Untan –  Fakultas Pertanian (Faperta) Untan menyambut kedatangan rombongan mahasiswa Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Sabtu (13/5). Kunjungan ini dalam rangka studi banding antar negara yang dilakukan oleh mahasiswa tingkat akhir Fakulti Peladangan UiTM. Kepala rombongan UiTM Abdurrahman Saeri mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan suatu lawatan akademik tingkat internasional yang bertujuan agar mahasiswa dapat belajar mengenai pertanian di negara lain. “Supaya mereka bisa belajar dan bertukar-tukar ilmu,” katanya. Ia juga menambahkan, mereka baru pertama kali mengunjungi Untan. “Kami pernah ke Bandung di Universitas Padjajaran dan Institut Pertanian Bogor,” tambahnya. Salah satu mahasiswa UiTM Dayang, membenarkan lawatan yang dilakukan oleh UiTM. “Setiap fakulti sekurang-kurangnya satu lawatan di dalam dan luar negeri,” ujarnya. Studi banding ini, lanjut dia, bermanfaat dalam mempelajari teknologi dari Indonesia. “Lebih-kurangnya sama dengan kita, bagaimana belajar kamu punya teknologi,” pungkasnya. Setelah pengenalan profil Program Studi (Prodi) di Faperta, kegiatan ini dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai pertanian berkelanjutan dalam pengelolaan lahan gambut. Lalu sesudah sesi tanya-jawab, rombongan mahasiswa diajak berkeliling kampus pertanian dan ke Rumah Kompos Pendidikan Untan. Fadjar Rianto selaku Ketua Jurusan Budidaya Pertanian mengatakan bahwa kegiatan ini penting untuk mencari pengalaman. Melalui studi banding, mahasiswa dapat mengetahui sistem belajar dan terlatih mandiri. “Ke luar negeri itu …

0 9
Gedung FMIPA UNTAN

mimbaruntan.com, Untan – Dalam rangka pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SBMPTN) Universitas Tanjungpura (Untan), Forum Keluarga Mahasiswa Islam (FKMI) Fikri, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Untan melakukan pembagian permen dan kata-kata motivasi kepada peserta SBMPTN di Fmipa Untan, Selasa (16/5). Ketua umum FKMI Fikri Fmipa Untan, Kaharuddin, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memotivasi peserta SBMPTN agar mereka lebih semangat dalam mengerjakan soal. Sebelum melaksanakan pembagian permen dan kata-kata motivasi kepada peserta SBMPTN, pengurus FKMI Fikri melakukan upacara terlebih dahulu. “Setelah upacara dilanjutkan pembagian permen dan kata-kata motivasi untuk peserta yang tes di Fmipa Untan,” ujarnya. Ia mengatakan, sebelum pelaksanaan SBMPTN dimulai, bahwa pada hari Senin, 15 Mei 2017 pengurus Fkmi Fikri telah melakukan berbagai pengarahan kepada peserta, seperti menunjukkan ruangan yang digunakan untuk tes SBMPTN. “Kami melakukan pengarahan ruangan yang sudah kami data sebelumnya, dan juga memberikan informasi tentang Kos yang berada disekitar Untan,” pungkasnya. Kaharuddin menambahkan, Fkmi Fikri membuka sebuah Gerai yang menjual perlengkapan kuliah bagi mahasiswa baru Untan. “Fikri juga membuka Gerai yang menjual perlengkapan kuliah seperti kemeja putih, celana dan rok hitam atau putih, kerudung syar’i, Al-Quran standar pendidikan karakter (Pendikar), dan lain sebagainya,” tuturnya.   Penulis : Dewi Kartika …

0 18

mimbaruntan.com, Untan-  Calon mahasiswa baru (Camaba) yang lolos jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017 telah melakukan daftar ulang di Auditorium Untan, Selasa (16/5). Daftar ulang yang diadakan Untan ini juga dihadiri Aswandi  selaku Wakil Rektor (WR) I. Dalam kata sambutannya, Aswandi memberikan apresiasi kepada Camaba yang telah berhasil lolos jalur SNMPTN. “Calon mahasiswa yang lulus jalur SNMPTN saya ucapkan selamat datang. Sementara itu di luar ada calon mahasiswa yang masih berjuang untuk menjadi mahasiswa melalui jalur SBMPTN,” ungkapnya, Selasa (16/5). Hal senada juga diungkapkan Indah selaku panitia Daftar ulang SNMPTN 2017. Ia mengatakan  bahwa untuk peserta yang lolos Bidikmisi dan Non bidikmisi terdapat perbedaan verifikasi berkas. “Kalau untuk bidikmisi berkasnya lebih kompleks sih. Verifikasi bidikmisi dari hari Senin (15 Mei) sampai tanggal 20,” katanya saat ditemui di lantai 2 Auditorium Untan. Sementara itu Tamara satu di antara calon mahasiswa baru mengungkapkan kesedihannya karena tidak mendapatkan nomor antrian. “Hari ini nomor antrian 1-150 jak. Datangnya tadi udah jam setengah 8 udah pada ngantri juga jadi gak kebagian nomor antrian,” ungkap  Camaba  asal SMA Negeri 1 Pontianak ini.   Penulis: Sekar Aprilia Maharani Editor   : A.Rahman

0 9
Sebanyak 13.210 peserta mengikuti SBMPTN 2017 di Untan, Selasa(16/5). Pelaksanaannya pun berlangsung di berbagai tempat di Untan.

mimbaruntan.com, Untan – Berdasarkan data yang diperoleh dari Panlok 71 Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, jumlah peserta yang mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SBMPTN) adalah  13.210 peserta, Selasa (16/5). Para peserta yang mengikuti tes di Untan ini terbagi dalam tiga ujian yaitu ujian Sains dan teknologi (Sainstek), ujian Sosial dan humaniora (Soshum) dan ujian campuran. Presentase kelompok ujian Soshum 41%, Saintek 25%, dan campuran sebanyak 34%. Ida Fitria selaku Kepala Bagian Akademik Untan mengatakan, dari 13.210 peserta SBMPTN Untan hanya menyediakan kuota penerimaan sebanyak 1912 peserta  dan akan diumumkan pada 13 Juni mendatang. “1912 orang kuotanya. Pengumuman yang lolos SBMPTN 13 Juni 2017,” ungkapnya saat ditemui di BAAK Untan, Selasa (16/5). Ia juga berharap, kedepannya pelaksanaan SBMPTN di Untan dapat dilaksanakan lebih baik lagi.  “Semoga Panlok lebih meningkatkan koordinasi, ketelitian, pelayanan yang cepat tepat dan profesional. Untuk peserta diharapkan lebih percaya diri, hadir tepat waktu, dan menaati tata tertib yang diberlakukan,” harapnya.   Penulis : Sekar Aprilia Maharani Editor   : A.Rahman

0 26
Sebanyak 13.210 peserta mengikuti SBMPTN 2017 di Untan, Selasa(16/5). Pelaksanaannya pun berlangsung di berbagai tempat di Untan.

mimbaruntan.com, Untan – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 yang juga berlangsung di Kampus II PGSD FKIP Untan Jalan Karya Bhakti tampak berjalan tertib dan lancar, Selasa (16/5). Untuk gedung PGSD sendiri menampung sebanyak 480 peserta dari jumlah keseluruhan 13.210 peserta yang mengikuti SBMPTN di Untan. Satgas pemandu SBMPTN M. Awwaludin menuturkan bahwa seleksi bersama ini dilaksanakan sejak pukul tujuh pagi tadi. “Mulai masuk ruangan jam tujuh, tapi untuk tes Saintek dimulai jam 7.30-9.15. Kemudian dilanjutkan tes TKPA pada jam 10.00-11.00,” katanya. Terkait pelaksanaan  SBMPTN ini, Stefani Tiara Pamela salah satu peserta mengaku bahwa tes tahun ini dirasakan lebih sulit. “Susah diluar dugaan. Untuk adek-adek kelas yang mengikuti SBMPTN dipersiapkan baik-baik,” ungkapnya.   Penulis: Rahmad Nopriansyah Editor  : A.Rahman

0 11

mimbaruntan.com, Untan— Forum Mahasiswa Kecamatan Sajad (FMKS) Kabupaten Sambas menggelarkan kegiatan Ukhuwah Day yang mengusung tema  “Indahnya Persaudaraan Menuju Ramadhan” . Kegiatan ini berlangsung di Aula Asrama Mahasiswa Untan Jalan M.Syafei No. 1, Pontianak, Senin (15/05). Hepdi selaku ketua FMKS Region Pontianak menjelaskan bahwa kegiatan Ukhuwah Day ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar Mahasiswa Kecamatan Sajad  serta untuk mempersiapkan diri dalam menyambut bulan suci Ramadhan. “Kegiatan ini diadakan tujunnya untuk mempererat silaturahmi antar mahasiswa Kecamatan Sajad yang ada di Pontianak dan juga untuk mempersiapkan diri untuk menyambut bulan suci Ramadhan,” ungkapnya Senin (15/5). Ia juga menambahkan selain untuk menyambut bulan suci Ramadhan kegiatan ini  sekaligus untuk memberi pengarahan bagi peserta tes SBMPTN asal  Kecamatan Sajad yang akan melaksanakan ujian tulis di Pontianak. “Kami melakukan pengarahan bagi peserta tes SBMPTN yang berasal dari Sajad, karena kegiatan ini juga dihadiri oleh peserta tes SBMPTN yang berasal dari Sajad yang akan berjuang, ” tambahnya (15/5). Penulis : Saputra Editor : Adi    

0 2
Pemuda Kalbar gelar aksi damai di bundaran Tugu Digulis Pontianak. Sabtu (13/5).

mimbaruntan.com, Untan – Dalam rangka menyatukan rakyat Indonesia, puluhan pemuda Kalimantan Barat (Kalbar) melakukan asksi damai di bundaran Tugu Digulis Pontianak, Sabtu (13/5) lalu. Dalam aksi tersebut, para pemuda Kalbar menyuarakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini harus bersatu. Paulus, selaku koordinator lapangan menjelaskan bahwa dewasa ini telah banyak bermunculan sekelompok organisasi masyarakat (Ormas) yang dirasakan keluar dari ranah ideologi pancasila. “Banyak ormas-ormas yang mulai mengarah keluar ideologi pancaslia dan hal-hal anti makar. Kita sangat tidak setuju, karena untuk memperjuangkan Indonesia ini kan tidak mudah, kita harus menghargai perjuangan para leluhur terdahulu,” ujarnya. Ia mengatakan, sekarang Kalbar sudah mulai terkontaminasi “virus” akibat terprovokasi dari pihak lain, hanya karena mengatasnamakan satu agama atau satu suku sehingga orang-orang ikut membela. “Kita melihat Kalbar ini sudah mulai rawan dan sudah mulai terkontaminasi oleh hal-hal seperti itu. Artinya kita harus cerdas menilai mana yang salah dan mana yang benar, jangan hanya kerena mengatasnamakan agama ini atau suku ini akhirnya berbondong-bondong membela,” pungkasnya. Ia menambahkan, dalam hal ini kita harus antisipasi jangan sampai terpengaruh oleh pihak luar. “Jangan sampai ada yang memprovokasi Kalbar, apa lagi jika ada orang luar itu memang harus kita tolak,” katanya.   Penulis : Imam Editor : Dadang Ms

0 3
Tampak suasana Gor Untan dalam acara HKPMS Wira yang dilaksanakan oleh KSR Untan, Jumat (12/5).

mimbaruntan.com, Untan— Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Universitas Tanjungpura (Untan) menggelar Hari Kesehatan dan Palang Merah Sedunia XVII (HKPMS) yang berlangsung di Gor Untan pada 11-16 mei 2017. Pada waktu yang bersamaan pula diadakan Youth Camp Wira yang diisi berbagai perlombaan yakni Xpedisi Henry Dunant (LXHD), Camp indah dan sehat (CIS), Latihan Asah Terampil (LAT), desain poster, edu games, puisi kemanusiaan, vlog ku, Putra putri HKPMS, pensi, dan jingle. Sebanyak 526 orang peserta yang terdiri dari 29 sekolah se-Kalimantan Barat (Kalbar) mengikuti kegiatan ini. Jumat (12/5) Usep selaku ketua KSR mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi antar sesama anggota serta meningkatkan kapasitas anggota Palang Merah Remaja (PMR) yang ada di Kalbar.  “Ini tujuan utamanya itu temu kangen antar angkatan, karena dari angkatan atas itu kan banyak yang diluar pontianak dan sebagainya. Ini juga di khususkan untuk adek-adek relawan PMR seKal-Bar agar meningkatnya kapasitas jiwa pmr nya dan menjalin tali silaturahmi antara pengurus dan peserta,” ujarnya. Ia menambahkan terdapat empat kabupaten/kota yang tidak ikut serta pada kegiatan ini yaitu Kota Singkawang, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sambas. Hal tersebut dikarenakan keterlambatan mendaftar kan tim sekolahnya dan faktor faktor lain. “Untuk tahun ini yang tidak berkesempatan ikut lomba …

0 5

mimbaruntan.com, Untan –  Silvani, utusan dari Sekolah Kristen Immanuel Pontianak berhasil meraih predikat sebagai juara pertama pada pemilihan Duta Bahasa Internasional dalam perhelatan Dies Natalis Untan ke-58. Seleksi ketat yang dilakukan dari 8-10 Mei 2017 oleh UPT Bahasa Untan akhirnya diputuskan pada hari Rabu 10 Mei 2017. Silvani bersyukur atas terpilihnya ia menjadi pemenang dalam ajang Duta Bahasa Internasional 2017 ini. Ia memperoleh trophy, selendang, uang tunai sebesar tiga juta rupiah, dan bingkisan. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini sangat luar biasa, karena memberikan kesempatan bagi orang-orang yang memiliki kemampuan berbahasa asing untuk menampilkan kemampuan mereka serta menambah ilmu dan pengalaman. “Teman-teman yang mengikuti kegiatan ini sangat bersemangat untuk belajar bahasa asing selain bahasa inggris. Padahal, itu menurut saya, bahasa yang sulit dipelajari,” ungkapnya. Kegiatan ini memberi kesan tersendiri bagi para peserta untuk menambah semangat mereka dalam memahami dan memperdalam bahasa-bahasa asing selain Bahasa Inggris, seperti Bahasa Perancis, Jepang, Mandarin, Arab, dan Korea. Ia juga berpesan kepada kaum muda-mudi khususnya di Pontianak agar dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa asing guna menunjang prestasi. Terpilihnya Silvani sebagai Duta Bahasa Internasional akan membantu UPT Bahasa Untan memperkenalkan bahasa asing di lingkungan Untan dan juga masyarakat umum.   Penulis: Nurul R. Editor : Wirza …

0 3

mimbaruntan.com, Untan — Telah dilaksanakan penutupan Marine Cup sekaligus penyerahan hadiah kepada pemenang di lapangan Futsal Perdana Kota Pontianak. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan (HMIK) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Tanjungpura (Untan) ini dilaksanakan pada tanggal 11 Mei 2017. Usep Gunawan selaku ketua umum Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan (HMIK) mengatakan tujuan dari diadakannya Marine Cup ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi, terutama sebagai keluarga ilmu kelautan. “Kami juga dari jurusan baru ilmu kelautan, baru 4 tahun, jadi dari himpunan sendiri merencanakan untuk kegiatan tersebut,”  jelasnya Kamis (11/5). Ia menambahkan bahwa dari setiap angkatan  berpartisipasi untuk mengirimkan tim pemain, bahkan ada angkatan yang mengirimkan lebih dari satu tim. “Alhamdulillah dari partisipasi sendiri itu sangat antusias sekali, saya juga turut bangga pada kawan semua keluarga kelautan, dengan adanya kegiatan ini kami makin terasa lagi bahwa sikap kekeluargaan kami,” sambungnya Kamis (11/5). Daftar nama tim yang berpartisipasi adalah Penyu FC (2013), Atlantis (2104), Alga (2015), Arktik A (2016), dan Arktik B (2016). Tim Alga menempati posisi pertama pemenang, tim Penyu FC menempati posisi ke-2, dan tim Arktik B menempati posisi ke-3. Hadiah yang didapatkan yaitu tropi, piagam, dan sejumlah uang tunai. Dimas Arkan selaku Kepala Divisi (Kadiv) …

0 2

mimbaruntan.com,Untan – Sejumlah organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus Kota Pontianak, yaitu Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pontianak, Pergerakan Mahasiswa Khatolik Republik Indonesia (PMKRI) Pontianak, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pontianak, Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI) dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pontianak melakukan Konferensi Pers untuk menyerukan perdamaian dan keberagaman di Kalimantan Barat khususnya di Kota Pontianak yang mana beberapa hari kebelakangan ini ada indikasi yang menimbulkan gejala-gejala sosial yang mengarah kepada konflik horizontal. (10/5) Pernyataan sikap organisasi kemahasiswaan ini melainkan keprihatinan melihat kondisi sosial-politik di Kalimantan Barat (Kalbar) itu sendiri akan menimbulkan sesuatu yang semestinya tidak kita inginkan bersama untuk menjaga stabilitas kedamaian dan keberagaman tersebut. Rival Aqma Rianda, Ketua Umum GMNI pontianak, mengatakan bahwa pada intinya kita ingin menyampaikan pesan pesan perdamaian yang ada di Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak. Tentu kita sebagai anak bangsa yang lahir dari rahim ibu pertiwi. Sejatinya kita tidak menginginkan terkristalisasinya dalam hal dan konteks apapun itu. Karena kita sepakat dan sepaham bagaimana untuk merawat serta menjaga. 1. Menghimbau seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk tetap tidak mudah mengemas opini publik yang mengarah kepada konflik horizontal. 2. Meminta stekholder pemprov, tokoh masyarakat, tokoh keagamaan, pihak keamanan untuk mengambil tindakan konkrit dalam …

0 2

Sejak itu, sejak Ayah bercerita perihal kebenaran yang kian hari kian terkikis , aku jadi mengerti tentang sesuatu yang harus kuperjuangkan hari ini dan seterusnya. Tidak lagi tentang menuntut uang jajan berlebih, jalan-jalan setiap waktu libur tiba, atau tentang kemerdekaan diri sendiri tanpa aturan yang merepotkan. Ini bukan mengenai aku dan duniaku yang hakiki, tetapi ini tentang bagaimana peranku bagi orang lain, bagaimana aku dapat bermanfaat, dan merendahkan hati untuk sedikit berbagi apa yang dapat kubagikan. Ayah bilang, dunia semakin hari semakin butuh orang-orang baik. Orang-orang yang tidak hanya cerdas secara pola fikir, tetapi mereka yang kaya akan budi, hati, dan imajinasi. Kita tidak boleh terlalu sibuk memikirkan urusan sendiri, memperkaya diri, sampai lupa bahwa definisi kesuksesan kita di dunia sebetulnya adalah tentang sejauh apa kita dapat menolong sesama dan bermanfaat. Kini aku sadar, dari dulu hingga detik ini aku hanya terlalu kalut dengan urusan jam tidurku, menu makan enakku, kuotaku, atau tentang rentetan tugas kuliah yang kubuat semaksimal mungkin. Semua hanya semata-mata dariku, untukku, dan olehku. Tidak ada unsur memerdekakan hak orang lain, bertindak untuk mereka, atau setidaknya sedikit melirik dan mendoakan rakyat kecil agar mendapatkan hidup layak sebagaimana mestinya. Aku lupa, bahwa selama ini misiku cuma satu, definisi …

0 17

MENU

Back