Himabio FMIPA Jalin Kerjasama Dengan HIMAP dan HMTL FT Untan

Read More

Terpilihnya Ketua Umum HMIK FMIPA UNTAN Tahun Periode 2017/2018

Read More

Maya Putri : Mahasiswa Faperta Masih Buta Politik

Read More

Pemirama Tersendat, Ini Kata Kamarullah

Read More

Pemutaran Film Sejarah dan Diskusi Menjadi Rangkaian Kegiatan HUT HIMSERA ke 3

Read More

mimbaruntan. com, Untan- Utusan Kementerian Koordinator Kemaritiman untuk kegiatan Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) 2017 Tim 2 Kalimantan Barat jalur pemuda atas nama Rizqi Maghribi dan Isa Oktaviani mengadakan rapat koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Kayong Utara di Kantor Bupati Kayong Utara, Senin (18/9). Koordinasi tersebut untuk membahas kegiatan-kegiatan yang akan diadakan oleh peserta ENJ di Tanjung Satai, Kepulauan Maya bekerjasama dengan pemerintah setempat. Kegiatan tersebut meliputi bidang Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan, Lingkungan, dan Pariwisata. Dalam rapat koordinasi tersebut dihadiri Sekda Kayong Utara, Hilaria Yusnani, Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Mas Yuliandi, Sekretaris Lingkungan Hidup Aslinda dan beberapa staf terkait. Pemerintah Kayong Utara melalui Sekda mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan yang dilaksanakan oleh utusan Kementerian Kemaritiman. “Kita mendukung penuh ya, terlebih nanti adek-adek ini bisa menyampaikan langsung kepada kemenko apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat pulau,” kata Hilaria. Dia mengatakan, perlunya meningkatkan kesadaran masyarakat kepulauan akan pentingnya pendidikan, kesehatan serta dapat memanajamen keuangan dengan baik. “Nelayan itu sebenarnya banyak uang karena satu kali panen bisa ratusan juta, hanya saja uang yang didapat bisa habis seketika. Maka perlunya memberikan edukasi manajamen keuangan untuk mereka,” katanya Tidak hanya itu, Hilaria berharap ada perhatian khusus dari Kemenko terutama dalam hal pengolahan hasil tangkapan …

0 73

Hanyut dalam senja kekuningan Bertualang menyusuri sekat-sekat lamunan Tentang sesal, terjebak dan sebuah kesalahan Berputar pada garis edar yang berantakan   Bersirkulasi di sekitar ruang hampa Terbentur dinding-dinding sempit tipu daya Bercerita tentang tawa kala nestapa Mencari nikmatnya berdusta   Apakah selama ini aku berjalan dalam delusi Mengelana tanpa tujuan pasti karena salah memaknai arti Aku gamam antara pulang, lanjut, atau berhenti Selalu memberi tanya dan meminta jawab dengan berfilosofi Berputar terus dalam poros semu sampai  kutemukan konklusi   Karya : Aris Munandar

0 12

Pagi itu mentari tak seterik biasanya. Gurat awan tampak mendung bekas hujan tadi subuh. Seantero desa sudah memulai aktivitasnya lebih pagi dari matahari. Walau hawa dingin menusuk tulang, tak ada alasan untuk bergulung dalam balutan selimut hangat atau sekedar duduk menyeduh secangkir kopi. Padi-padian yang mulai menguning, pohon-pohon hijau menjulang tinggi, dan kerbau pembajak sawah menjadi kawan setia mereka. Semua tampak sibuk menyambut hari walau dengan caping dan sandal jepit seadanya. Tak terkecuali Ayahku, ia sudah siap berkebun, mengeluarkan sepeda ontelnya, dan tas ransel yang di dalamnya berisikan buku-buku. Sementara Ibuku juga sudah mulai mempersiapkan perlengkapan membatik untuk kelas membatik yang ia adakan setiap pagi di depan teras rumah. Setiap kali kami sekeluarga menyelesaikan sarapan, Ayah dan Ibu selalu berpesan agar aku dan adik belajar di sekolah dengan sebaik-baiknya. Pendidikan adalah pilar pembangunan penting ke depannya, itulah yang senantiasa ditanamkan kedua orangtuaku. “Tenang saja, nanti pulang aku bawa sekeranjang penuh ilmu,” kataku diikuti suara tawa Ayah dan Ibu. “Kalau aku, bawa dua keranjang penuh,” sambung adik kecilkku yang masih duduk di bangku kelas satu sekolah dasar. “Jangan pakai keranjang, kapasitasmu lebih besar dari itu,” saran Ayah sambil memeluk aku dan adik. ***             Aku baru menyadari sesuatu hal penting yang …

0 10

mimbaruntan.com, Untan– Memperingati hari statistik Nasional yang jatuh pada 26 September 2017, Himpunan Mahasiswa Matematika (HIMATIKA) Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tanjungpura (Untan) akan menggelar Peringatan Hari Statistik Nasional (PESTANAS) 2017 bertema “Statistik untuk Jiwa Muda Berinovasi”  di Gedung Anex Untan. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan program studi Statistik FMIPA Untan serta membuat statistik lebih dekat dengan masyarakat umum khususnya dikalangan anak muda. Muhammad Fikri selaku ketua panitia mengatakan terselenggaranya kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperkenalkan ilmu statistik di masyarakat. Menurutnya dengan peringatan Hari Statistik Nasional, masyarakat khsususnya mahasiswa dapat melek data dan mengetahui pentingnya data di kehidupan sekarang ataupun mendatang. “Ini merupakan suatu kegiatan apresiasi kami selaku mahasiswa jurusan Matematika,” katanya. Serangkaian kegiatan yang akan diselenggarakan yaitu Kuliah Umum dengan tema “Prospek Kerja dalam Ruang LIngkup Statistik” pada 26 September 2017 pukul 10.00 – 12.00 WIB, Statistics Competition (STACOM) untuk siswa sekolah menengah atas dan sederajat se-kota Pontianak dan Kubu Raya, serta Lomba Mading yang dikhususkan untuk mahasiswa jurusan Matematika Untan.   Editor : Umi

0 40

mimbaruntan.com, Untan— Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI) Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tanjungpura (Untan) menggelar Musyawarah Besar ke II yang bertemakan “Musyawarah Sebagai Tonggak Awal Mewujudkan Dedikasi Nyata Membangun Cita-cita Organisasi” di Gedung Baru FMIPA Untan pada 8-10 september 2017. Satu diantara agenda ini yaitu pemilihan Ketua HMSI periode 2017/2018. Alif Fitrah selaku Ketua Umum terpilih mengungkapkan rasa syukurnya ketika terpilih menjadi ketua umum HMSI untuk periode 2017/2018. Menurutnya menjabat sebagai ketua bukanlah hal yang mudah serta perlu disertai rasa tanggung jawab dan amanah yang besar. “ini merupakan suatu tanggung jawab dan amanah yang besar, alhamdulillah kawan-kawan bisa mempercayakan hal ini kepada saya,” ujarnya. Ia juga mengatakan untuk kepengurusan tahun ini akan lebih menghidupkan kegiatan yang bernilai akademik, karena sejauh ini menurutnya Program Studi (Prodi) Sistem Informasi (Sisfo) belum bisa banyak mengikuti perlombaan berskala nasional di bidang akademik. Alif juga berharap di kepengurusan tahun ini dengan memfokuskan kegiatan di bidang akademik dapat bermanfaat untuk keluarga besar HMSI dan tentunya meningkatkan akreditasi prodi. ”saya usahakan untuk fokus ke akademik dengan kegiatan ini juga diharapkan dapat bekerjasama dengan pihak jurusan dalam menaikkan akreditasi,” pungkasnya. Penulis : Umi Editor :Adi  

0 25

mimbaruntan.com, Untan — Front Perjuangan Rakyat (FPR) Kalimantan Barat menuntut Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyelesaikan permasalahan diskriminasi etnis Rohingnya. Hal ini disampaikan ketika Aksi peduli Rohingnya yang digelar FPR di Bundaran Digulis, Kamis sore (07/09). Koordinator Lapangan, Damianus Tollen menuntut agar PBB lebih tegas menyikapi permasalahan Rohingya. Menurutnya permasalahan tersebut akan lebih cepat selesai bila melibatkan banyak pihak. “Kawan-kawan yang ada di luar negeri dapat memberikan saran ke pemerintah baik di Myanmar sendiri atau negara lain,” ungkapnya. Aziz satu diantara peserta yang turut serta dalam aksi mengungkapkan bahwa khusus Rohingya harus ditangani oleh PBB. “Konflik ini segera ditangani dewan PBB sehingga masyarakat etnis Rohingya tidak lagi mendapatkan perlakuan yang tidak berprikemanusiaan,”ungkapnya. Penulis : Suryansyah Editor : Umi

0 11

mimbaruntan.com, Untan – Dalam rangka program kerja bidang Pengabdian Pada Masyarakat  (PPM) Korp Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI) Universitas Tanjungpura (Untan) mengadakan kegiatan bakti sosial di Sekolah Dasar Negeri 06 Kec. Sungai Ambawang Kab. Kubu Raya, Sabtu (9/9). Kegiatan yang berupa sunatan massal ini diikuti oleh peserta dari beberapa sekolah dasar di Kabupaten Kuburaya dan Kota Pontianak. Elisabet Detty selaku Koordinator Bidang Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) KSR-PMI Untan mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dinamakan Aksi Donor Darah (ADD) Bakti Sosial (Baksos) sejak tahun 2014. “Acara ini sebenarnya udah rutin kita lakuin, mulai rutinnya yang saya tahu semenjak tahun 2014, 2015, 2016 dan 2017. Dalam Baksosnya ada penyuluhan gigi, ada donor darah dan terakhir ini sunatan masal,” jelasnya, Sabtu (9/9). Ia juga mengatakan, kurangnya partisipasi dari masyarakat Kubu Raya untuk mengikuti kegiatan ini menyebabkan panitia mencari peserta dari Pontianak Tenggara. “Target kita sebenarnya dari Kuburaya, tapi kita juga ada ngambil dari Pontianak Tenggara, jadi pesertanya dari SD yang di Kuburaya SDN 58, SDN 62, SDN 24, SDN 9, SDN 6, MINU 2, SDN 31. Untuk Kuburaya sendiri kita kesusahan cari peserta, partisipasinya kurang makanya kita sampai cari ke daerah Pontianak Tenggara dan ada juga masyarakat sekitar. Target kita juga …

0 11

mimbaruntan.com, Untan – Ikatan Mahasiswa Kedokteran Untan (IMKU) bersama dengan Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) menggelar kegiatan SOCH (School of CE Heroes) 2nd Generation. Kegiatan yang dihadiri oleh peserta dari 16 Institusi di wilayah II ini dilaksanakan pada tanggal 8-10 September 2017 dan mengangkat tema “Bersama Kita Cerdaskan Masyarakat Guna Mengenali Penyakit Tidak Menular”. Fikri Raihan selaku ketua panitia mengatakan bahwa tujuan kegiatan yang diikuti oleh 28 peserta ini selain untuk menerapkan Tri Dharma perguruan tinggi juga sebagai ajang pelatihan terhadap masyarakat mengenai kesehatan dan kebersihan lingkungan di sekitarnya. “Di sini kita dapat tugas untuk menerapkan Tri Dharma perguruan tinggi yang ketiga, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Di sana kita akan ngadain ramah-tamah dan mengenalkan daerah binaan kami kepada peserta. Di sana peserta juga dapat melatih masyarakat bagaimana cara mereka mandiri terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan,” katanya, Sabtu (9/9). Fikri mengungkapkan bahwa daerah binaan itu sendiri merupakan rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak. “Jadi daerah binaan ini direkomendasikan oleh Dinas Kesehatan Pontianak. Kita diberitahu dimana sih daerah yang memang kesehatan dan kebersihannya itu masih di bawah jangkauan, di situ kita diturunkan untuk melatih mereka,” ungkapnya. Ia berharap agar peserta dapat menerapkan adanya daerah binaan agar dapat menjadikan Indonesia semakin sehat. …

0 3

mimbaruntan.com, Untan — Kepedulian masyarakat terhadap diskriminasi yang terjadi di Rohingya saat ini menjadi sorotan publik. Front Perjuangan Rakyat (FPR) Kalimantan Barat (Kalbar) yang terdiri dari Serikat Pemuda Dayak Kalbar, Front Mahasiswa Nasional, Serikat Perempuan Rakyat Kalbar, Link-Ar Borneo, Aliansi Reforma Agraria, Jaringan masyarakat Gambut Kalbar menggelar aksi peduli Rohingya di Bundaran Digulis Kamis sore (7/9). Berkumpulnya mereka untuk mengecam tindakan kekerasan dan Genosida Rezim Militer Myanmar terhadap etnis Rohingya. Hal ini dikarena kasus tersebut menurutnya bukanlah karena isu agama yang sengaja diciptakan oleh Rezim Militer Myanmar melainkan ada faktor lain, yaitu politik, ekonomi dan kebudayaan. Deni kusnanto selaku humas FPR sekaligus Ketua Serikat Pemuda Dayak menanggapi bahwa diskriminasi yang terjadi di Rohingya dapat berdampak di Indonesia khususnya Kalbar. Menurutnya jika dibiarkan maka hal ini akan menjadi contoh perselisihan antara umat maupun suku yang ada di Kalbar. “Jika hal ini dibiarkan terjadi maka sangat berdampak di Indonesia khususnya Kalbar, karena ditakutkan adanya kesenjangan kerukunan antara umat beragama ataupun antar suku,” tuturnya. Ia juga menambahkan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turun tangan dalam menyikapi persoalan yang ada di Rohingya. Ia berharap agar masyarakat di seluruh pelosok negeri dapat bersatu dan mendukung baik secara moril maupun materil kepada etnis Rohingya. Penulis : Umi …

0 11

mimbaruntan.com, Untan – Himpunan Mahasiswa Biologi (HIMABIO) Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tanjungpura (Untan) kembali adakan kegiatan Biology Back to Nature (B2N), Sabtu (26/8). Rangkaian kegiatan B2N ini terdiri dari Olimpiade Biologi (Olimbio) dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat SMA/MA sederajat se-Kalbar. Faizal selaku ketua panitia B2N mengatakan Olimbio dan LKTI ini dilaksanakan di SMA/sederajat Kalimantan Barat dan dilakukan penyeleksian. “Untuk Olimbio diadakan selekda (Seleksi Daerah) pada 11 kabupaten yaitu Bengkayang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Pontianak, Sambas, Sanggau, Sekadau, Singkawang, dan Sintang, sedangkan LKTI dilakukan tahap penyeleksian abstrak yang telah dikirim peserta,” ungkapnya, Kamis (7/9). Ia juga mengatakan peserta yang lolos seleksi daerah dalam perlombaan Olimbio akan mengikuti seleksi final di Kota Pontianak, sedangkan untuk peserta LKTI akan kembali di seleksi presentasi full paper. “Perserta yang lolos selekda akan dikirim ke Pontianak pada tanggal 6 Oktober 2017 untuk mengadakan seleksi final dan untuk peserta LKTI 10 tim terbaik akan melakukan presentasi terkait LKTI tersebut,” jelasnya. Selain itu, ia mengungkapkan Olimbio tahun ini berjalan lancar dengan jumlah peserta yang mencapai target serta peserta paling banyak berasal dari Kabupaten Bengkayang. “Alhamdulillah untuk 11 kabupaten/kota tersebut lancar, dari panitia sendiri sudah memenuhi target yaitu 400 peserta,untuk perserta paling banyak pada …

0 8

mimbaruntan.com, Untan— Perkembangan pesat teknologi internet mendorong semakin banyak pengakses media online. Melalui divisi penerbitan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Universitas Tanjungpura (Untan) telah dibentuk keredaksian online untuk mengkoordinir pemberitaan di mimbaruntan.com. Dalam pembentukan ini Umi Tartilawati terpilih sebagai Pimpinan Redaksi (Pimred) Online sesuai dengan hasil musyawarah yang berlangsung di Sekretariat LPM Untan, Selasa (05/09). Adi selaku Kepala Divisi Penerbitan mengatakan bahwa diperlukan sosok pemimpin dalam menjalankan Media mimbarunta.com agar pemberitaan lebih terarah. “Untuk di suatu media kita perlu pemimpin dalam melaksanakan perjalanan sehingga pembentukan keredaksian sangat diperlukan karena mencari arah kemana sih Mimbaruntan(dot)com akan dibawa,” katanya. Sementara itu, Umi Tartilawati sebagai pimpinan redaksi (Pimred) media online mimbaruntan.com terpilih menilai bahwa pemberitaan di media online sangat besar pengaruh untuk para pembaca. Menurutnya kemajuan media harus sesuai dengan perkembangan zaman. “Media Online sendiri banyak pembacanya daripada media cetak,” jelasnya. Ia juga menargetkan langkah – langkah yang akan diambil untuk mengoptimalkan Mimbar Untan agar tetap eksis di kalangan mahasiswa Untan. “Nanti kita akan membuat perubahan sedikit dari Mimbar Untan misalnya ada beberapa kolom yang tidak diberdayakan seperti kolom editorial, kolom essay dan lain-lain agar lebih diberdayakan lagi,” tuturnya.     Penulis : Suryansyah Editor : Adi  

0 14

mimbaruntan.com,Untan– Aksi Mahasiswa Peduli Untan yang diadakan oleh Aliansi Mahasiswa Untan Selasa (05/09) di depan sekretariat BEM Untan tak hanya diikuti oleh BEM dari berbagai Fakultas di Untan, tetapi juga diikuti oleh mahasiswa Untan yang tidak tergabung dalam organisasi BEM. Mereka turut hadir dengan berbagai alasan yang mendasarinya. Zulfitri, satu dari mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Untan, ia mengatakan merasa terpanggil untuk turun aksi karena melihat kinerja BEM Untan periode 2016/2017 yang selama ini tidak bergerak. “Dari awal pergantian BEM pas disitu saya melihat dari hari ke hari gak ada geraknya sama sekali. Jadi pas ada aksi, ikut turun ke sini,” ungkapnya Selasa (05/09). Ia juga berharap setelah aksi ini, BEM dan DPM Untan melaksanakan Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemirama) Untan yang telah tertunda. “Harapannya BEM Untan dan DPM Untan segera melaksanakan Pemirama Untan” tambahnya. Tak hanya Zulfitri, Suti mahasiwa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan FKIP) Untan juga ikut turun aksi sebagai kepeduliannya terhadap demokrasi di Untan. “Karena saya peduli tentang BEM yang katanya demokrasinya tidak berjalan di Untan,” ungkapnya. “Semoga nanti yang menggantikan (pimpinan/Red) BEM Untan ini presmanya lebih aktif lagi dan menjalankan tugas yang telah diamanahkan” harapnya.   Penulis : Sekar A.M. Editor : Adi Rahmad …

0 64

mimbaruntan.com,Untan – Aliansi Mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) mengadakan Aksi Peduli Untan sebagai bukti kecintaan terhadap proses demokrasi di Untan, Selasa (05/09). Aksi yang mengajak seluruh mahasiswa Untan untuk ikut serta ini bertujuan untuk menghidupkan kembali Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemirama) Untan. “Aliansi mahasiswa Untan yang peduli akan demokrasi Untan ini beritikad baik untuk menghidupkan kembali Pemirama Untan yang telah mati begitu lama.” ungkap Abdullah Ramdhani selaku Koordinator Lapangan, Selasa (05/09). Ia juga mengungkapkan bahwa aksi yang diwarnai penyegelan pintu ruangan BEM dan DPM Untan ini adalah bentuk keluh kesah mahasiswa Untan terhadap kinerja BEM dan DPM Untan periode 2016/2017 yang tidak sesuai harapan. “Kami melihat keluh kesahnya mahasiswa Untan dari awal terbentuknya kepengurusan BEM Untan yang cacat, banyak kecurangan terjadi, sehingga pemimpin yang naik pun tidak sesuai dengan sistem yang telah bersama kita sepakati. Maka dari itu hasilnya seperti ini. Pemirama sudah lewat dari jadwalnya dan SK kepengurusan sudah berakhir tepatnya kemarin (4/9),” jelasnya. Khairiyah, anggota BEM Fakultas Keguran dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Untan yang juga tergabung dalam aksi tersebut berharap demokrasi di Untan kembali diadakan. “Harapannya pihak Rektorat mengambil alih alur pemirama untan agar terjadi demokrasi di Untan lagi,” ungkapnya. Ia juga mengatakan bahwa semangatnya tak berkurang walau masa yang turun …

0 59

mimbaruntan.com, Untan— Aksi Mahasiswa Peduli Universitas Tanjungpura (Untan) oleh Aliansi Mahasiswa Untan Selasa (05/09) yang diwarnai penyegelan pintu menuai komentar dari beberapa pihak.  Joko Alumni Fakultas Pertanian Untan mengatakan ketidaksetujuan terkait aksi yang diwarnai penyegelan pintu ruangan BEM dan DPM Untan. Menurutnya, pemecahan masalah tidak harus merusak fasilitas tetapi lebih baik jika dimusyawarahkan untuk mencari solusinya bersama. “Kalo nyilang-nyilang paku, coret-coret fasilitas Untan itu ya ndak bagus. Pemecahan masalah itu, panggil ketuanya duduk semeja, kita cari solusinya bersama. Kalo gini kan namanya menjelekkan Ukm satu dan yang lainnya,” ungkapnya Selasa (05/09). Ia juga berharap, mahasiswa Untan dapat bersatu dengan tidak saling menyalahkan. “Harapannya, mahasiswa bersatunya ndak kayak gini. Ndak menyalahkan satu sama yang lainnya. Mahasiswa itu kritis, kritisnya jangan sampai anarkis.” jelasnya. Sementara itu, menyikapi tanggapan ini Abdullah Ramdhani selaku Koordinator Lapangan Aksi Mahasiswa Peduli Untan mengatakan aksi hari ini dilakukan sebagai bentuk duka cita atas kegagalan BEM dan DPM Untan. “Hari ini kami menyegel sekretariat BEM dan DPM Untan dan menaruhkan rangkaian bunga sebagai bentuk duka cita kami atas kegagalan mereka” ungkapnya. Ia juga mengatakan alasan aksi penyegelan dilakukan, tak semata-mata karena anarkis tetapi agar ruangan tersebut tidak mudah dimasuki oleh orang tak berkepentingan. “Ini sudah sebuah unek-unek lama, keresahan …

0 225

MENU

Back