Himakom Untan Selenggarakan Kuliah Umum

Read More

Untan tidak Menyimpan Buku Sejarahnya, Kepala Perpustakaan : Kami sedang Mencari

Read More

Sejumlah Lembaga di Kalbar Bekerja Sama dengan Kemenkominfo Adakan Nobar Film Lentera Maya

Read More

Ini Kata Dirjen Aptika Soal Maraknya Hoax di Sosial Media

Read More

Sediakan Layanan Internet di Desa Tertinggal, Ini Kata Dirjen Aptika

Read More

mimbaruntan.com, Pontianak – Tersebarnya berita hoax (palsu-Red) di Indonesia memunculkan banyak respon oleh masyarakat Indonesia. Satu diantaranya adalah workshop Jeli Internet yang diadakan pada hari Minggu (19/3) di gedung aula Magister Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura (Untan) oleh gabungan beberapa organisasi dan LSM di Kota Pontianak. Dalam acara tersebut Dian Lestari selaku ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pontianak yang juga termasuk dalam panitia penyelenggara menyampaikan tips untuk menanggapi berita hoax. Tips-tips yang disampaikan diantaranya adalah pertama cek mengenai kebenaran informasi berita. Kedua jangan mudah percaya judul berita bombastis. Serta ikut menyebarkan klarifikasi berita fitnah. Kemudian bila perlu, laporkan web penyebar fitnah, syiar kebencian, dan radikalisme ke Aduankonten@mail.go.id. Dian yang juga satu diantara alumni LPM Untan ini juga mengajak peserta workshop untuk hidup damai meskipun hidup dalam lingkungan yang beragam suku, agama, ras, dan budaya. “Kita sebagai makhluk sosial tidak boleh membenci berdasarkan suku, agama, ras, maupun budaya. Misalnya yang muslim membenci non muslim, begitu juga sebaliknya. Kita sama-sama saling membutuhkan,” ajaknya.   Penulis : Nabilla Editor : Adi

0 3
sumber : google

Pendidikan merupakan sarana untuk menambah pengetahuan, keahlian, serta kebiasaan yang diturunkan dari satu priode kepriode selanjutnya melewati proses belajar, latihan, atau penelitian. Proses belajar bisa melewati jalur sekolah, yang dimulai dari tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, hingga ke Perguruan Tinggi. Memasuki tahun ajaran baru 2017/2018, para mahasiswa baru yang sudah terdaftar di berbagai Fakultas atau Universitas biasanya diharuskan untuk mengikuti satu rangkaian kegiatan sebelum akhirnya memasuki proses belajar mengajar sebagaimana aktivitas sebagai mahasiswa Universitas tersebut. Mahasiswa adalah sebutan untuk orang yang sedang mencari ilmu di perguruan tinggi, di satu universitas ataupun perguruan tinggi lainnya. Sebelum dimulainya proses belajar mengajar sebagaimana biasanya diberbagai Universitas. Biasanya, para mahasiswa baru harus menjalankan satu kegiatan yang dibuat oleh kakak tingkatnya sebagai sarana pengenalan keadaan kampus. Kegiatan tersebut sering disebut Ospek (OrientasiStudidanPengenalanKampus). Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus, atau yang lebih sering disingkat Ospek. Mempunyai banyak manfaat untuk membekali para mahasiswa baru yang belum banyak mengenal bagaimana keadaan dikampus, dan apa saja kegiatan yang ada di dalam kampus. Ospek merupakan satu masa yang harus dilalui oleh mahasiswa baru sebelum mereka memasuki jenjang perguruan tinggi. Segala kegiatan di dalamnya dapat menjadi sarana yang baik untuk membangun perilaku baik bagi para Mahasiswa baru. Saking …

0 18
Edi Rusdi Kamtono, Wakil Wali Kota Pontianak

mimbaruntan.com, Untan – Saat menghadiri pembukaan kegiatan Screen 6 yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Sistem Komputer (Himaster) di Amphiteater Fakultas Kedokteran Untan, Wakil Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, perkembangan teknologi informasi harus dapat menjawab permasalahan masyarakat Kota Pontianak agar kedepannya dapat memberikan solusi yang lebih cepat, Senin (13/3). “Pemanfaatan teknologi informasi ini era digital millenial harus lebih bisa produktif karena harapan kita terutama Kota Pontianak semakin hari permasalahan yang ada di kehidupan kota misalnya akan semakin lebih mudah,” jelasnya. Ia juga mengimbau agar masyarakat lebih cerdas dalam menggunakan teknologi untuk hal yang positif. “Kita memberikan pengertian masyarakat kota kita harus semakin cerdas memanfaatakn teknologi informasi dan komunikasi ini untuk hal yang positif,” katanya. Selain itu, ia juga menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi di era sekarang menuntut generasi muda untuk lebih cepat dalam melakukan sesuatu. ”Kita tidak bisa pungkiri lagi era sekarang ini memang era yang sudah berubah yang semakin canggih terus bergerak cepat era digital dan beda dengan era zaman terdahulu,” tambahnya.   Penulis: Suryansah Editor  : A.Rahman  

0 2

mimbaruntan.com, Untan – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tanjungpura (Untan) adakan Leadership Training dan Seminar Politik 2017 yang diselenggarakan di gedung Pusdiklatda Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Kalimantan Barat, pada tanggal 10 sampai 12 Maret 2017. Kegiatan yang bertemakan “Generasi yang Berintegritas Menuju Gerbang Perbaikan untuk KM-FMIPA Untan” merupakan program kerja dari Kementrian Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa Organisasi (KEMENPSDMO) dan Kementrian Kajian Strategis (KEMENKASTRAT) BEM FMIPA Untan. Ketua panitia, Sutan mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut untuk memberikan muatan intelektual bagi mahasiswa. “Leadership Training & Seminar Politik ini memberikan karakter yang berintelektual dimana dapat mengklasifikasikannya ke masyarakat KM-FMIPA maupun di Untan itu sendiri,” paparnya. Ia berharap dengan adanya kegiatan ini dapat membuat KM-FMIPA lebih baik “Setelah mengikuti LT (Leadership Training) ini peserta dapat peduli terhadap KM-FMIPA yang senantiasa bisa mengubah KM- FIMIPA yang lebih baik lagi,” tuturnya. Hal senada diungkapkan oleh Sujiman, ketua BEM FMIPA Untan. Ia mengungkapkan dengan adanya LT tersebut dapat menambah wawasan bagi mahasiswa dengan muatan kegiatan yang telah dilakukan. “Muatannya  ada dua hal yang di usung dari Leadership Training ini yaitu memanagement organisasi dan kuliah politik,” jelasnya. Ia menambahkan, materi yang disampaikan juga tidak hanya terkait dua hal itu tetapi ada tambahan juga. “Sisanya …

0 7

mimbaruntan.com – Sebuah plang pengumuman berwarna kuning bertuliskan “Hati-hati Di Habitat Buaya Muara” terpasang di tepi parit area Sungai Jawi Pontianak. Plang yang dipasang oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar itu pun sempat  membuat warga sekitar heboh. Plang tersebut dipasang setelah pernah terlihat keberadaan buaya muara di parit area sungai jawi. Namun isi plang yang menyatakan adanya habitat di parit area Sungai Jawi tersebut dibantah oleh Walikota Pontianak. Sutarmiji mengatakan bahwa tidak ada habitat buaya di area sungai jawi. “Mane ade itu habitat buaya, itu buaya sesat itu masuk situ”tegasnya. Ia juga mengisahkan bahwa sejak kecil wali kota Pontianak belum pernah melihat sarang buaya muara di sungai jawi. Tak hanya itu, Ia menambahkan bahwa buaya muara yang merupakan hewan yang bertelur juga mendukung pendapatnya. “buaya muare kan betelok teluknya harus ada tempat dimana die betelok dimana die nyasar, kalau ade habitat buaya muara pasti ade tempat bertelur dan ngeram di sana,” katanya.   Penulis : Suryansah Editor : Adi

0 100
Reni Fauriani (sebelah kanan) pemenang lomba essay yang digelar Gemilang Faperta Untan

mimbaruntan.com, Untan – Reni Fauriani mahasiswi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Untan berhasil memenangkan Lomba Essay tingkat mahasiswa se-Kalbar yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gerakan Mahasiswa Ilmiah Penelitian dan Pengembangan (Gemilang) Fakultas Pertanian (Faperta) Untan. Lomba essay yang bertema “Dedikasi Mahasiswa Dalam Menyikapi Era Globalisasi” ini, pemenangnya diumumkan pada tanggal 10 Maret 2017 yang lalu. Reni mengatakan, dirinya tidak menyangka bisa menjadi pemenang dalam lomba essay tersebut dan mengalahkan peserta lainnya. Ia pun mengaku baru pertama kali memenangkan lomba essay. “Awalnya sih cuma ngirim-ngirim aja sih baru mencoba menulis,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa dirinya pernah beberapa kali gagal dalam mengikuti lomba menulis. Namun, kata Reni, harus ada motivasi untuk diri sendiri dalam menulis essay maupun karya tulis ilmiah . “Sebenarnya sudah beberapa kali gagal baru ini yang diterima. Waktu itu udah coba di luar tapi gagal full paper,” katanya.   Penulis: Suryansah Editor  : A.Rahman

0 8
Logo KMBM Untan

mimbaruntan.com, Untan – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Keluarga Besar Mahasiswa Buddhis (KBMB) Untan menyelenggarakan Musyawarah Besar (Mubes) yang ke-16 di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), 11 – 12 Maret 2017. Pelaksanaan Mubes ini merupakan agenda rutin setiap tahunnya dengan tujuan memilih ketua umum baru dan untuk melanjutkan roda organisasi agar tidak hilang regenerasi. Dalam Mubes ini, membahas Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) dan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pengurus periode 2016-2017. “Jadi kepengurusan lama akan mengevaluasi segala macam kegiatan yang telah dilaksanakan KBMB,” ungkap Hendri selaku ketua panitia, Sabtu (11/3). Lucyana Yulia selaku Ketua Umum KBMB Untan periode 2016-2107 mengatakan bahwa kepengurusannya akan merekomendasikan apa saja yang menjadi target untuk tahun ke depannya. “Selain itu, kita ada juga mengevaluasi dan memberikan rekomendasi tentang kinerja yang lalu,” katanya. Ia juga berharap, ketua umum yang terpilih dapat melanjutkan prestasi yang sudah diraih KBMB Untan. “Ketua umum terpilih maupun jajarannya bisa melanjutkan prestasi-prestasi yang sudah dicapai dan saling menjaga koordinasi dengan UKM keagamaan lainnya.” harapnya.   Penulis: Suryansah Editor  : A.Rahman  

0 4
ketua drprd diskusi bersama mahasiswa

mimbaruntan.com – Berbagai upaya dilakukan oleh bidang Kajian Strategis (kastrat) Perhimpunan Mahasiswa Kabupaten Mempwah (Primakama) untuk memajukan kabupaten Mempawah. Salah satunya dengan mempertemukan mahasiswa asrama mempawah dengan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mempawah. Acara yang bertajuk “Menguak Permasalahan Yang Ada Di Kabupaten Mempawah dan Solusi Yang Tepat Untuk Mengatasinya” itu diselenggarakan di aula Galaherang Asrama Mahasiswa Kabupaten Mempawah (5/3). Saat ditemui reporter usai diskusi Rahmad Satria selaku ketua ketua DPRD Kab. Mempawah mengaku bangga atas diskusi yang gelar. Menurutnya, dalam diskusi yang telah berlangsung mahasiswa sangat aktif dan ikut berpikir dalam membangun dan memajukan kab. Mempawah ke depan. “mereka perhatian antusias melihat kemajuan daerahnya dipikirkan apalagi dipraktekan”, katanya. Ia juga berkomitmen untuk mendorong dan memfasilitasi mahasiswa yang mengajukan diskusi terkait permasalahan di kabupaten mempawah. “kita proaktif kalau memang mahasiswa ada mengajukan kita siap untuk memfasilitasi”, tutupnya. Penulis : Suryansah Editor : Adi

0 6

mimbaruntan.com, Untan – Himpunan Mahasiswa Sejarah (Himsera) berhasil mendapatkan penghargaan kategori the best of theme dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dalam rangka Dies Natalis (DN) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungpura (Untan) yang ke-32. Penghargaan ini diberikan dalam Charity Night dan Konser Amal sebagai penutupan rangkaian acara DN FKIP di Auditorium Untan, Senin (6/3). Sebelumnya, Himsera mengikuti karnaval dan jalan santai dengan tema “Sejarah Dari Masa ke Masa” sehingga membawanya memperoleh penghargaan tersebut. Kegiatan semacam ini baru pertama kali diikuti oleh Himsera. Uty Fahrul Hakim, ketua Himsera mengungkapkan kegembiraannya atas kerjasama yang telah dilakukan oleh Himsera. “Saya sangat mengapresiasi kerja keras teman-teman Himsera dari angkatan satu, dua, dan tiga yang telah ikut kerjasama dalam menyelesaikan tanggungjawab ini,”ujarnya. Ia juga merasa bangga karena mampu mendapat penghargaan tersebut pada kesempatan pertama kali mengikutinya. “Saya merasa bangga karena ini pertama kali Himsera mengikuti karnaval di HUT FKIP Untan dan untuk pertama kalinya juga mendapat penghargaan The Best of theme,” tambahnya. Fahrul Hakim berharap, penerus Himsera dapat lebih baik lagi dalam berkarya. “Harapan saya selanjutnya semoga penerus-penerus Himsera lebih inovatif dan kreatif dalam berkarya. Karena besarnya satu organisasi bukan karena berapa jumlah anggotanya, tapi dilihat dari apa yang diberikan dan seberapa kreatif …

0 11

mimbaruntan.com, Untan— Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Tito Karnavian menghadiri Kuliah Umum yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Tanjungpura (Untan) dengan tema “Perkembangan Demokratisasi dan Globalisasi serta Dampaknya Bagi Kebhinekaan di Indonesia”, Senin (6/3). Dalam kuliah umum tersebut, Tito mengatakan bahwa demonstrasi merupakan bagian dari demokrasi dan hak warga negara yang telah diatur dalam Undang-undang. “Demonstrasi adalah bagian daripada demokrasi. Itu kebebasan menyampaikan pendapat (Freedom of Expresion). Aturan mainnya menurut hukum (Rule of Law) yaitu UU No 9 tahun 1998. Undang-undang ini menjamin hak warga negara untuk menyampaikan pendapatnya di muka umum, salah satunya dengan cara demonstrasi,” ujarnya saat menjawab pertanyaan dari salah satu peserta dalam kuliah umum, Senin (6/3). Ia menambahkan bahwa dalam UU No 9 tahun 1998 juga diatur tata cara dan batasan-batasan dalam berdemonstrasi. Aturan tersebut juga terdapat dalam dokumen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yaitu International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR) yang terdapat dalam pasal 19. “Dalam undang-undang disebutkan bahwa penyampaian pendapat di muka umum ini ada tata caranya, termasuk batasan-batasannya, ada empat. Pertama tidak boleh mengganggu hak asasi orang lain. Kedua tidak boleh mengganggu ketertiban publik. Ketiga harus mengindahkan etika dan moral. Keempat harus menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Kemudian semua aturan di seluruh dunia, …

0 25
BKMI Untan Menggelar Muktamar ke-33 di Gedung FMIPA Untan

mimbaruntan.com, Untan — Badan Kerohanian Mahasiswa Islam (BKMI) Untan menyelenggarakan forum musyawarah atau Muktamar yang ke-33 di Gedung Fakultas Matematiaka dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Untan. Kegiatan yang berlangsung sejak 3-5 Maret 2017 ini mengusung tema “Mengokohkan Barisan Dakwah Dalam Menghadapi Konstelasi Keumatan Menuju Islam Rahmatan Lil’alamin”. Selain membahas AD/ART dan laporan pertanggung jawaban dari kepengurusan periode sebelumnya, melalui Muktamar ini juga akan menetapkan ketua dan kepengurusan BKMI Untan yang baru. “Ada empat calon yang mewakili dari Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) masing-masing diantaranya yaitu Iwan Kuncoro FMIPA Ilmu Kelautan 2014, Nauval Muhammad FP Agroteknologi 2014, Irwandi FKIP Pendidikan Matematika 2014 dan Baskara Zhafran Ramhadan FK Pendidikan Dokter 2014,” jelas Muhammad Ade Rhamdani selaku ketua panitia. Dari keempat calon tersebut, Baskara Zhafran Ramadan yang terpilih sebagai Kepala BKMI Untan periode 2017-2018. Abdul Rahim selaku Kepala BKMI Untan periode 2016-2017 berharap, kepengurusan yang baru dapat memperbaiki kekurangan yang ada pada kepengurusannya. “Harapan kita bersama adalah apa-apa yang menjadi kinerja yang terbaik bisa diteruskan kepengurusan selanjutnya dan yang kurang bisa diperbaiki dan kepengurusan selanjutnya tidak hanya meneruskan perjuangan yang ada tetapi juga memperbarui atau menciptakan hal-hal yang baru untuk dakwah kita yang ada di Untan,” harapnya. Penulis : Riduansyah Editor : A.Rahman

0 6
Himsera meriahkan karnaval dies natalis fkip untan ke-34

mimbaruntan.com, Untan – Guna memeriahkan Dies Natalis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Untan ke-34, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah (Himsera) FKIP Untan turut serta dalam karnaval dan jalan santai yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP, Sabtu, (4/3). Dalam karnaval dan jalan santai ini, Himsera mengambil tema “Sejarah Dari Masa Ke Masa” dengan menampilkan tokoh dan rentetan peristiwa sejarah dari masa lalu hingga masa modern. Penampilan ini pun diperankan oleh mahasiswa Prodi Sejarah. Suhardi Wakil Ketua Himsera menyatakan bahwa tema tersebut sengaja dipilih untuk menyesuaikan dengan Prodi dan mengajak semua mahasiswa untuk lebih meningkatkan nasionalisme. “Tema tersebut kita ambil menyesuaikan dari Prodi dan juga kita ingin mengajak untuk mereview kembali negara Indonesia terbentuk dengan satu kesatuan yang utuh. Maka kami mengambil tema ini dengan menampilkan rentetan peristiwa yang menjadi cikal bakal terbentuknya NKRI,” ungkapnya. Ria Irawan mahasiswa Pendidikan Sejarah yang juga mengambil peran sebagai pengawal dalam karnaval tersebut mengatakan, terdapat pesan yang dapat diambil dari tema yang ditampilkan Himsera. “Tema kami (Himsera-red) sangat menarik karena terdapat pesan moral di dalamnya, salah satunya untuk lebih mengetahui dan meningkatkan nasionalisme mahasiswa,” pungkasnya. Penulis: Rio Pratama Editor : A.Rahman

0 18
FKMI Al-Iqtishad

mimbaruntan.com, Untan— Forum Keluarga Mahasiswa Islam (FKMI) Al-Iqtishad Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tanjungpura (Untan) akan menggelar Seminar Nasional yang mengusung tema “Pemuda Pilihan Surga” pada Sabtu 25 Maret 2017 di Aula IAIN (Institut Agama Islam Negeri ) Pontianak, Selasa (7/3). Oktaria Trinalanda selaku ketua panitia menjelaskan tujuan seminar nasional ini yaitu untuk membangkitkan semangat para Pemuda bahwa ada yang menantinya setelah kehidupan dunia berakhir yaitu surga atau neraka. “Jika memilih surga, harus ada hal-hal yang dipersiapkan untuk menuju kesana dan akan dibahas dalam Seminar Nasional ini,” ujarnya. Seminar kali ini menghadirkan Nanang Mubarok S.Hi, M.Pd, CMLP, COEL seorang Motivator penulis  dan Da’i dari Jakarta.  Buku-buku yang pernah ia tulis diantaranya Menjadi Pribadi Surgawi (Character Building dengan Visi Akhirat, Rumahku Surgaku (Culture Development dengan Visi Akhirat), Kantorku Surgaku ( Corporate Empowerment dengan Visi Akhirat), Hidupku Surgaku ( Community Enlightenment dengan Visi Akhirat) dan Motivasi Surgawi ( Everlasting Spirit dengan Visi Akhirat ). Ia juga merupakan Founder Surgawi Character & Management Learning Center Untuk pemesanan tiket Seminar Nasional dapat menghubungi Contact Person 089678681476 (cewek) atau 089656211378 (cowok)   Editor : Umi Tartilawati

0 24
HIMAFIS Fmipa Untan adakan selekda PRF

mimbaruntan.com, untan— Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFIS) Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tanjungpura (Untan) menyelenggarakan Seleksi Daerah (Selekda) Pekan Raya Fisika (PRF) wilayah pontianak pada 5 maret 2017 di Gedung Baru FMIPA Untan, Minggu (5/3). Acara ini merupakan satu dari rangkaian panjang PRF FMIPA Untan. Yogi selaku penanggung jawab wilayah Pontianak mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan sebelum selekda yakni mensosialisasikan PRF di sekolah-sekolah dengan tujuan agar dapat menumbuhakn minat siswa untuk dapat berpastisipasi dalam kompetisi tersebut. Ia juga mengungkapkan kesulitan yang didapat ketika mensosialisasikan di beberapa sekolah yakni harus mengubah mindset para siswa yang mengatakan bahwa Fisika adalah pelajaran yang sulit. “Kesulitan nya sih sebenarnya bagaimana kita mengubah mindset mereka terhadap Fisika ya, karena kebanyakan dari mereka mengatakan oh ini untuk anak ipa ye bang, pasti susah ni bang saye ndak mampu ikutan ini. Namun semua itu balik lagi kepada kami sebagai panitia bagaiamana bisa mensosialisasikan bahwa Fisika itu pelajaran yang begitu mudah, karena dapat diterapkan dalam kehiduapn sehari-hari juga sehingga mereka bisa memiliki daya pikir yang begitu luas,” ungkapnya. Ketika ditemui reporter Mimbar Untan, Ryan selaku ketua panitia mengatakan ada beberapa bidang yang nantinya akan di perlomba kan yakni, Phisycs Championship (PCS) untuk SMP/sederajat Se-Pontianak, Kubu Raya, …

0 4

MENU

Back