Kita Seorang Penikmat

Read More

Waspadai Penyebaran Malaria, Tim ENJ Untan Bagikan Kelambu dan Abate

Read More

Hindari Dampak Buruk Peredaran Uang Baru, Ini yang Dilakukan Tim ENJ Untan di Pulau Maya

Read More

Maraknya Pelanggaran Hukum dan HAM, BEM Fakultas Hukum Untan Adakan Forum Diskusi

Read More

Gerakan Indonesia Tertib, Mahasiswa KKN Revolusi Mental Untan Adakan Sosialisasi di SMP Negeri 3 Aruk

Read More

mimbaruntan.com, Untan – Menyikapi terjadinya pemutusan garis koordinasi antara Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tingkat Fakultas dan BEM Universitas Tanjungpura (Untan) pada pemirama tahun lalu, beberapa BEM Fakultas di Untan kepengurusan 2017/2018 berkomitmen ingin kembali membangun hubungan yang baik bersama BEM Untan. “Hari ini kami sebagai BEM baru menganggap itu sebagai masa lalu dan kami mencoba menjalin hubungan kembali dengan BEM Untan,” ungkap Muhammad Iqbal selaku Presiden Mahasiswa (Presma) Fakultas Hukum, Selasa (8/8). Ia juga mengungkapkan sejak terbentuknya kepengurusan BEM Untan periode 2016/2017 belum ada kegiatan bersama dalam skala Untan. “Sampai hari ini BEM Untan tidak pernah mengundang kami atau membuat kegiatan se-Untan,” ungkapnya. Selain itu, Presma FKIP Bekti Purwa Adzanianto juga menjelaskan alasan pemutusan koordinasi pada kepengurusan tahun lalu karena ketidaksukaan terhadap sistem pemilihannya bukan kepada ketua BEM terpilih. “BEM Fakultas memutuskan bukan karena ketidaksukaan dengan ketua BEM terpilih melainkan ketidaksukaan dengan sistem yang terjadi karena banyak terjadi tindakan kecurangan dan diskriminatif di dalamnya,” jelasnya. Berkaca pada perjuangan solidaritas Universitas lain, BEM Fakultas mengungkapkan kerinduannya akan perjuangan bersama BEM Untan. “Kami ingin satu komando lagi dengan BEM Untan, kami rindu perjuangan bersama BEM Universitas. Iri sebenarnya dengan kawan-kawan universitas lain yang hari ini bergerak satu komando,” tambah Bekti selaku Presma …

0 22

mimbaruntan.com,Untan– Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) Entikong bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Sanggau mengadakan Lomba Bintang Radio pada 6-7 Agustus 2017 yang lalu di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Sanggau. Kegiatan yang merupakan program tahunan ini terdiri dari peserta berusia 16-30 tahun dengan kategori Pop Indonesia. Vidya Irsanti Kharis mahasiswa jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan berhasil dinobatkan menjadi Juara I tingkat daerah. Vidya  mengungkapkan rasa syukurnya serta ucapan terimakasih untuk pihak yang telah mendukungnya. “Makasih untuk ayah ibu, untuk keluarga, teman-teman yang udah mau doain, mau dukung, dan kasi semangat,” ungkapnya dengan haru, Selasa (8/8). Ia juga mengharapkan dukungan doa karena setelah ini akan lanjut bersaing di tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Ambon. “Keputusan juri adalah persetujuan dari keputusan Allah. Jadi, mohon doanya, biar dapat nampilin yang terbaik untuk Kalbar di Ambon nanti,”harapnya. Di sisi lain, sebagai teman Vidya sejak duduk di bangku Taman Kanak-Kanak hingga kini, Yuda Kurniawan mengungkapan perasaan bangga atas prestasi yang berhasil diraih Vidya. Ia berpesan agar ke depannya Vidya dapat terus mengukir prestasi. “Semoga makin banyak prestasi yang bisa diukir dan membanggakan. Bisa ngewakilin ndak cuma Kalbar, tapi juga Indonesia,” ungkapnya.   Penulis : Sekar A.M. Editor  : A.Rahman    

0 6

mimbaruntan.com, Untan– Menindaklanjuti petisi berisikan tuntutan yang ditujukan kepada DPM Untan, hingga kini BEM fakultas masih menunggu undangan terkait sosialisasi Undang-undang Pemirama periode 2017/2018. Jika undangan sosialisasi Undang-Undang Pemirama tidak mengalami kejelasan, BEM fakultas bersedia mengadakan Pemirama dengan alasan  ketidakmampuan DPM Untan terkait hal ini. “Kita tunggu undangan sosialisasinya dalam waktu dekat, apabila tidak ada maka kita akan menghadap lagi ke Pak Kam bahwa hari ini DPM Untan tidak mampu melaksanakan Pemirama dan ya kita mungkin bisa minta Pak Kam untuk yang mengadakan Pemirama adalah kawan-kawan BEM fakultas karena ketidakmampuan DPM Untan,”. ungkap Bekti Purwo Adzanianto selaku Presiden Mahasiswa (Presma) FKIP Untan, Selasa (8/8). Ia menambahkan, pihaknya belum mendapatkan undangan sosialisasi Undang-undang Pemirama. “Responnya dekat-dekat ini akan ada proses tahapan Pemirama, tapi sampai dengan hari ini kami belum dapat undangan terkait sosialisasi Undang-Undang Pemirama,” tambahnya. Selain itu, Presma Fakultas Hukum Muhammad Iqbal berharap agar DPM Untan dapat segera menyelesaikan tugasnya. “Minimal Undang-undang diselesaikan, isi Undang-undang mohon tidak ada muatan diskriminatif. Harapannya isinya netral dan tidak merugikan. KPRM secepatnya dibentuk karena udah lama, ini udah mau pertengahan bulan delapan,” harapnya. Sebagai BEM fakultas, pihaknya juga berusaha untuk terus melakukan pengawalan terhadap Pemirama agar nantinya berjalan lancar sebagaimana yang diharapkan. “Tujuan kami …

0 13

mimbaruntan.com Untan – Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemirama) Untan yang digelar untuk menentukan Ketua dan Wakil BEM serta DPM Untan yang baru merupakan salah satu bentuk dari pesta demokrasi mahasiswa. Pemirama yang diselenggarakan setiap tahun ini juga terkadang menuai polemik, mulai dari tahap persiapan maupun saat pelaksanaan. Beberapa mahasiswa ini pun angkat bicara terkait Pemirama dan demokrasi mahasiswa di Untan. Bambang Aditya Rahmadani salah satu mahasiswa Fakultas Kedokteran Untan angkatan 2014 mengatakan pernah merasakan pesta demokrasi di Untan. Menurutnya, pelaksanaan Pemirama dapat diketahui oleh mahasiswa Untan dan ikut berperan dalam prosesnya. “Mahasiswa yang dulu dilibatkan dalam Presma BEM kita sendiri dan sekarang kite kayak tahun lalu tiba-tiba saya dapat kabar udah ada (aklamasi-red) tanpa tahu gimana proses dari awal sampai akhir,” ungkapnya, Sabtu (5/8). Ia menambahkan bahwa pesta demokrasi di Untan mengalami penurunan. “Kalau dilihat dari pas saya masuk dari Maba sampai sekarang itu menurun karena tidak ada proses yang terlihat dari awal kok tiba-tiba langsung terpilih,” tambahnya. Selain itu, Herfan Ardiandi salah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Untan angkatan 2013 merasa rindu dengan adanya pesta demokrasi di Untan. “Tapi kalau pemilihan itu ada berarti kita juga memberikan pencerdasan kepada mahasiswa Untan yang mana pencerdasan politik kampus atau pesta demokrasi …

0 15

mimbaruntan.com, Untan – Sebanyak 24 mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Tanjungpura (Untan) yang tergabung dalam Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) dilepaskan oleh Wakil Rektor III di aula BAK Untan. Ekspedisi Nusantara Jaya adalah kegiatan yang bertujuan untuk memperkenalkan budaya dan potensi wisata bahari Indonesia. Kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan ini digagas oleh Kemenko bidang Kemaritiman Republik Indonesia. Pemuda baik kalangan mahasiswa dan non mahasiswa dari seluruh indonesia menjadi aktor dalam kegiatan yang diselenggarakan dari awal Agustus ini. Nanang selaku kepala bidang sertifikasi Profesi Kemaritiman Republik Indonesia mengatakan bahwa dalam kegiatan ini ditujukan untuk menggali potensi pariwisata yang ada seluruh Indonesia serta mencari pemuda yang memiliki potensi kepemimpinan. “Untuk menggali potensi kepemimpinan dari para pemuda dan mahasiswa-mahasiswa ini agar meningkatkan potensi jiwa bela negara”, katanya. Kaharsan satu di antara peserta ENJ 2017 mengungkapkan rasa senang mengikuti kegiatan ini. Menurutnya kegiatan tersebut akan menjadi bekal untuk berhubungan langsung dengan masyarakat sebelum lulus dari dunia perkuliahan. “Melatih kepemimpinan dan bagaimana berkontribusi kemasyarakatan supaya saat selesai kegiatan ekspedisi, kits sudah siap turun kelapangan”, pungkasnya. Penulis : Suryansah Editor : Adi

0 15

mimbaruntan.com, Untan – Gerakan Pramuka Kalbar menggelar Aksi Pramuka Peduli Kabut Asap dengan membagikan 5.000 masker di halaman Car Free Day Pontianak, Minggu (6/8). Hal ini pun dilakukan sebagai bentuk kepedulian karena kabut asap sedang melanda Kota Pontianak. Kegiatan ini juga sekaligus dilakukan dalam rangka memeringati Hari Ulang Tahun Pramuka ke-56 dan Republik Indonesia ke-72. Suriyadi selaku Ketua Kwartir Daerah Kalbar mengatakan bahwa terkait kabut asap ini harus ada aksi nyata untuk memberikan bantuan kepada masyarakat khususnya Kota Pontianak. “Untuk memberikan pesan dan kesan kepada masyarakat bahwa kita tidak boleh membiarkan situasi seperti ini berlarut-larut,” ungkapnya saat ditemui usai kegiatan. Di samping itu, kegiatan ini juga untuk mengedukasi bahwa implementasi dari Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka terwujud dalam bentuk yang konkret.  “Kita juga menanamkan adek-adek Pramuka bahwa berbagai implementasi dari tri satya cinta alam dan kasih sayang sama manusia terwujud dalam bentuk yang konkret,” tambahnya. Micha Catur Melati selaku Ketua Dewan Kerja Daerah (DKD) Kalbar mengungkapkan rasa senangnya karena bisa melaksanakan kegiatan pembagian masker ini. Menurutnya, kegiatan ini dapat membantu mencegah dampak bagi kesehatan yang ditimbulkan dari kabut asap. “Ingin membantu masyarakat agar dapat mencegah karena dari kabut asap, ini kan nanti akan berdampak bagi kesehatan,” pungkasnya.   Penulis: …

0 19

mimbaruntan.com, Untan – Terkait persiapan Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemirama) Untan 2017/2018 yang beberapa waktu lalu didesak oleh BEM–BEM fakultas agar pihak DPM Untan segera menyelesaikan Rancangan Undang-Undang (RUU) tampaknya mendapat kejelasan. Asdi selaku Ketua DPM Untan  mengatakan bahwa kesiapan RUU sudah masuk tahap final dan dalam waktu dekat akan disosialisasikan kepada berbagai pihak termasuk mahasiswa Untan. “Insyaallah dalam waktu minggu depan itu semua proses atau tahapan Pemirama sudah bisa dimulai,” ungkapnya,  Kamis (3/8). Dengan selesainya RUU, DPM Untan akan membentuk kepanitiaan Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa (KPRM) demi mewujudkan demokrasi mahasiswa Untan. “Untuk pembentukan KPRM kami usahakan itu intinya minggu depan,”  tambahnya. Ia pun angkat bicara terkait surat permohonan dari Wakil Rektor III Untan Nomor 14135/UN22/KM/2017 tanggal 13 Juni 2017 tentang Persiapan Pemilihan Pengurus BEM 2017-2018 beberapa waktu yang lalu. Ia menjelaskan bahwa isi surat tersebut menghimbau kepada pihak DPM Untan agar segera memercepat proses Pemirama untuk menentukan ketua BEM Untan periode selanjutnya.  “Bukannye DPM Untan tidak menanggapi segala macam tapi surat itu pun isinya untuk memberitahukan kepada pihak DPM untuk segera menyelesaikan segala rancangan undang-undang dan semacamnya terkait dengan kesiapan Pemiramanya,” jelasnya. Cara DPM menjawab itu, lanjut Asdi, dengan menyelesaikan RUU Pemirama. “Untuk cara DPM menjawab itu tentunya adalah dengan …

0 9

mimbaruntan.com, Untan- “Lakukan sesuatu dengan cinta. Cintai sesuatu yang dilakukan.” Begitulah prinsip hidup seorang perempuan cantik bernama lengkap Vidya Irsanti Kharis. Perempuan kelahiran Sanggau, 28 Februari 1998 yang lebih akrab disapa Dea. Dea merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Tanjungpura (Untan) yang kini akti di semester tiga. Menurut Dea, menjadi mahasiswa bukan berarti hanya mengedepankan prestasi akademik semata melainkan juga harus diseimbangkan dengan hobi yang ditekuni. Sejak kecil, Dea yang mempunyai hobi bernyanyi beranggapan bahwa bernyanyi adalah suatu cara terbaik untuk mengekpresikan perasaan. “Nyanyi bisa mengekspresikan apa yang kita rasakan. Sesuai kondisi hati,” ungkapnya, Jumat (4/8). Dea memiliki ketertarikan dalam dunia tarik suara sejak Sekolah Dasar, namun ia mulai memberanikan diri berkecimpung mengikuti ajang perlombaan bernyanyi ketika ia masuk ke SMP Negeri 1 Sanggau. Dimulai dengan mengikuti FLS2N serta event-event yang melibatkan penyanyi solo maupun band. Sebagai seorang penyanyi, Dea merasa beruntung karena ia lahir di tengah keluarga yang punya hobi bernyanyi. Berada di antara keluarga dengan kesamaan hobi membuat Dea bahagia sekaligus bangga. Bahagia karena dengan begitu hobinya dapat didukung dan diapresiasi. Bangga karena seringkali menyaksikan dirinya dan anggota keluarga mengikuti perlombaan hingga berhasil membawa pulang piala penghargaan. “Semua keluarga di rumah suka nyanyi, tapi yang paling suka …

0 48

mimbaruntan.com, Untan– Mahasiswa Untan yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Revolusi Mental berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman bersama anak-anak Dusun Aruk, Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kamis (4/8). Kegiatan ini pun dirancang sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Anak-anak di Desa Sebunga tampak antusias dan bersemangat saat tim Mahasiswa RM Untan berbagi pengalaman dan saling bertukar informasi. Kegiatan yang berlangsung selama dua jam, dimulai sejak pukul 15.00 WIB ini berlangsung di Gedung Serbaguna. Ade selaku ketua tim kelompok Mahasiswa Untan mengatakan, kegiatan ini sangat positif serta anak-anak di desa tersebut pun senang menerima keberadaan mereka meskipun belum lama kenal. Anak-anak disana, lanjut Ade, masih jauh dari jangkauan teknologi. “Semoga keberadaan kami dapat memberikan motivasi dan  inspirasi belajar yang baik kepada mereka,”ujarnya. Gabrielia Lasti satu diantara anak-anak Desa Sebunga mengungkapkan rasa senangnya bisa berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia pun mengaku mendapat pengetahuan yang baru dan semangat belajar yang tinggi. “Saya sangat senang dapat belajar dan bisa kenal dengan kakak-kakak dan abang-abang mahasiswa, sehingga saya memperoleh pengetahuan yang baru dan semangat belajar saya semakin tinggi,”ujar Gabrielia yang akrab disapa Aben ini.   Penulis: Wiwin Suryani Jana Editor : A.Rahman  

0 5

mimbaruntan.com, Untan – Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Untan angkat bicara terkait isi tuntutan yang ditujukan kepada pihaknya mengenai jadwal dan persiapan pelaksanaan Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemirama) Untan periode 2017/2018, Senin (31/7).  Ismail Sekretaris DPM Untan mengatakan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemirama masih dalam pembahasan internal. “Pertama dari rancangan Undang-Undang-nye, kite dari DPM Untan sedang membahasnye sedang mempersiapkannya tapi belum difinalkan,” katanya. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan mengusahakan penyelesaian pembahasan di internal dan akan secepatnya disosialisasikan kepada mahasiswa Untan. “Yang pertama kite akhir-akhir ini untuk mempersiapkan UU Pemirama yaitu disitu akan ada pembentukan panitia KPRM dan Panwasram,” tambahnya. Di sisi lain, Kamarullah Wakil Rektor III Untan menanggapi terkait Surat Keputusan Rektor Nomor 3282/UN22/KM/2016 tentang masa kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan DPM yang berakhir tanggal 4 September 2017. Ia mengungkapkan bahwa langkah yang diambil dengan meminta BEM yang ada di fakultas untuk menindaklanjuti persiapan Pemirama Untan 2017/2018. “Saya minta kemaren BEM-BEM fakultas coba mendesain dulu, nanti baru kita rapat khusus,” kata Kamarullah saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (31/7).   Penulis: Suryansah Editor : A.Rahman  

0 27

mimbaruntan.com, Untan – Untuk mendukung percepatan pencapaian program pengembangan pendidikan tinggi, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melaksanakan proyek The Support to the Development of Higher Education of Higher Education Project atau Proyek 7 in 1. Proyek pembangunan dan pengembangan ini didanai oleh Islamic Development Bank (IDB) dan Saudi Fund and Development (SFD). Proyek ini dilaksanakan di tujuh Perguruan Tinggi Negeri. Untuk anggaran proyek di Untan yang didanai IDB mencapai Rp. 295,1 miliar, meliputi pembangunan laboratorium, ruang perkuliahaan, gedung multi guna, perpustakaan modern dan graha Untan. Selain di Untan, proyek yang didanai IDB juga dilaksanakan di lima universitas lainnya, yaitu Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Sam Ratulangi dan Universitas Lambung Mangkurat. Sedangkan untuk Universitas Syiah Kuala, pelaksanaan proyek pembangunan ini melalui dana dari SFD. Dimulainya proyek 7 ini 1 di Untan ini ditandai dengan penancapan tiang pertama (ground breaking) oleh Menteri Ristekdikti Mohamad Nasir di kawasan Untan, Senin (31/7). Selain itu, hadir pula dekan fakultas Se-Untan, Kapolda Kalbar, Walikota Pontianak, Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Tarbiah Darul Ulum Kabupaten Kubu Raya serta Ketua Yayasan Sabda Setia Pontianak. Mohamad Nasir mangatakan bahwa proyek ini dapat mendorong tujuh universitas tersebut menuju internasionalisasi perguruan tinggi dengan meningkatkan daya saing pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat pada …

0 21

mimbaruntan.com, Untan – Terkait waktu pelaksanaan Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemirama) Untan periode 2017-2018 masih belum menemukan kejelasan. Berangkat dari hal ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) fakultas yang ada di Untan pun mengadakan konsolidasi yang dipelopori BEM FKIP untuk menindaklanjuti surat keterangan Rektor Nomor 3282/UN22/KM/2016 tentang masa berakhirya kepengurusan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan BEM Untan, Minggu (30/7). Konsolidasi yang berlangsung di Aula FKIP ini dihadiri perwakilan dari BEM Fakultas MIPA, Pertanian, Kedokteran, Hukum, Isip, Ekonomi dan Bisnis serta FKIP Untan. Bekti Purwo Adzanianto Presiden Mahasiswa (Presma) FKIP Untan mengungkapkan bahwa jadwal Pemirama Untan tidak ada kejelasan dari pihak DPM Untan. “Tujuan kami kenapa ada diskusi ini juga kita ingin mengambil sebuah kebijakan dan sikap yang baik,” ungkapnya, Minggu (30/7). Selain membahas perkembangan jadwal pelaksanaan Pemirama Untan, dalam diskusi ini pun mereka sepakat untuk membuat  petisi sebagai bentuk pengawalan agar Pemirama dapat dirasakan oleh mahasiswa Untan. “Saat ini melihat kekacauan demokrasi di tingkat Universitas Tanjungpura maka kami sepakat melayangkan petisi membentuk tim aliansi dan petisi,” tambahnya. Petisi tersebut terdapat beberapa tuntutan. Adapun isinya, pertama, mendesak DPM Untan untuk segera menyelesaikan RUU Pemirama Untan. Kedua, mendesak DPM Untan untuk membahas RUU Pemirama bersama seluruh BEM dan DPM Fakultas Se-Untan dihadapan Wakil Rektor …

0 69

mimbaruntan.com, Untan – Keluarga Mahasiswa Ilmu Tanah (Kamahita) Faperta Untan bekerja sama dengan Badan Eksekutif Wilayah II Forum Komunikasi Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah Indonesia (Fokushimiti) menggelar Pertemuan Wilayah (Perwil) dan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil), Jum’at (28/7). Terpilihnya Kamahita Untan sebagai tuan rumah pelaksana berdasarkan hasil rundingan pada kegiatan nasional beberapa waktu silam. Pembukaan yang telah berlangsung di Ruang Sidang ini dihadiri Radian selaku Dekan Faperta Untan sekaligus membuka acara secara resmi, Wakil Dekan III, perwakilan Jurusan Ilmu Tanah, pembina Kamahita, Koordinator Wilayah II beserta delegasi dan tamu undangan lainnya. Seusai pembukaan, kegiatan pun dilanjutkan dengan seminar nasional. Topik yang dibahas dalam seminar ini fokus pada penggunaan lahan gambut secara bijak dengan menghadirkan beberapa pemateri dari akademisi dan praktisi. Daeng Alsyahdani selaku Ketua Panitia Pelaksana, dalam laporannya mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan ini dilakukan sejak bulan April lalu dengan melibatkan mahasiswa angkatan 2013 hingga 2016 sebagai panitia. Kegiatan yang mengusung tema “Peran Mahasiswa Ilmu Tanah Indonesia Dalam Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan Berlandaskan Tri Dharma Perguruan Tinggi” ini akan dilaksanakan hingga 30 Juli 2017. “Beberapa agenda yang dipersiapkan seperti seminar nasional, musyawarah pengurus wilayah, pengabdian kepada masyarakat, soil trip dan solidarity. Jumlah peserta (delegasi) yang hadir tiga belas orang, masing-masing dari IPB enam orang, …

0 7

mimbaruntan.com, Untan – Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, Gerakan Mahasiswa Pencinta Alam (Gempa) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Untan melaksanakan kegiatan Pendakian 7 Puncak NKRI. Pada 17 Agustus mendatang, mereka akan mengibarkan bendera merah putih dan bendera Gempa di puncak tertinggi Indonesia, Puncak Cartenz  4884 mdpl Papua. Sebelumnya, tim ekspedisi Gempa telah berhasil melakukan pendakian pada lima gunung tertinggi di Indonesia, seperti Bukit Raya 2.278 mdpl (Kalimantan Barat), Gunung Latimojong 3.430 mdpl (Sulawesi), Gunung Binaiya 3.055 mdpl (Maluku), Gunung Semeru 3.676 mdpl (Jawa), Gunung Rinjani 3.726 mdpl (Lombok). Pada 24 Juli 2017 lalu, tepatnya pukul 06.20 WIB, tim yang terdiri dari Sally Suprianto, Gunawan dan Agung Rusihan berhasil mendaki Gunung Kerinci Provinsi Jambi dengan ketinggian 3.805 mdpl. Selain itu, mereka juga berkesempatan melakukan “Gempa Berbagi Pengalaman” yang melibatkan siswa-siswi SMA Negeri 2 Lubuk Linggau Sumatra. “Setelah mendaki Gunung Kerinci, di lain hari kami berkesempatan berbagi pengalaman kepada sispala Lintas Alam SMA Negeri 2 Lubuk Linggau Sumatera. Kebetulan istri dari alumni Gempa Fisip Untan merupakan kepala sekolah jadi kami diizinkan dan diberi kesempatan untuk  berbagi pengalaman,” kata Sally Suprianto selaku ketua tim. Ia menambahkan, target selanjutnya untuk menuntaskan pendakian tujuh puncak NKRI ini ialah Puncak Cartenz. …

0 2

MENU

Back