Cara Membudidayakan Tanaman Porang


mimbaruntan.com,Universitas Tanjungpura – Tanaman porang (Amorphopallus oncophillus), merupakan tanaman yang hidup di hutan hujan tropis di Indonesia. Bisa juga ditanam di dataran rendah tersebut mudah hidup di antara tegakan pohon hutan yang tinggi. penduduk setempat di kecamatan Manis Mata kabupaten Ketapang. Tidak mengetahui kegunaan dan manfaatnya, tumbuhan tersebut sehingga tumbuhan tidak dirawat dan dibudidayakan. porang Termasuk tumbuhan semak (herba) yang memiliki tinggi 100 – 150 cm dengan umbi yang berada di dalam tanah. Batang tegak, lunak, batang halus berwarna hijau atau hitam belang-belang (totol-totol) putih. Batang tunggal memecah menjadi tiga batang sekunder dan akan memecah lagi sekaligus menjadi tangkai daun. Pada setiap pertemuan batang akan tumbuh bintil/ katak berwarna coklat kehitam-hitaman sebagai alat perkembangbiakan tanaman Porang. Tinggi tanaman dapat mencapai 1,5 meter sangat tergantung umur dan kesuburan tanah. Umbi inilah yang akan dipungut hasilnya karena memiliki zat glucomanan.

Perkembangbiakan Porang

Perkembangbiakan tanaman Porang dapat dilakukan dengan cara generatif maupun vegetatif. Secara umum perkembangbiakan dapat dilakukan melalui berbagai cara antara lain:

1. Perkembangbiakan dengan Biji/Buah

pada setiap kurun waktu empat bulan akan menghasilkan bunga yang kemudian menjadi buah atau biji. Dalam satu tongkol buah bisa menghasilkan biji sampai 250 butir yang dapat digunakan sebagai bibit Porang dengan cara disemaikan terlebih dahulu.

2. Perkembangbiakan dengan Umbi

  1. Dengan umbi yang kecil, ini diperoleh dari hasil pengurangan tanaman yang sudah terlalu rapat sehingga perlu untuk dikurangi. Hasil pengurangan ini dikumpulkan yang selanjutnya dimanfaatkan sebagai bibit.
  2. Dengan umbi yang besar, ini dilakukan dengan cara umbi yang besar tersebut dipecah-pecah  sesuai dengan selera selanjutnya ditanam pada lahan yang telah disiapkan.

3.Syarat Tumbuh Porang

Tanaman Porang pada umumnya dapat tumbuh pada jenis tanah apa saja, namun demikian agar usaha budidaya tanaman Porang dapat berhasil dengan baik perlu diketahui hal-hal yang merupakan syarat-syarat tumbuh tanaman Porang, terutama yang menyangkut iklim dan keadaan tanahnya. Beberapa syarat yang diperlukan tersebut antaralain:
a. Keadaan Iklim

Tanaman Porang mempunyai sifat khusus yaitu mempunyai toleransi yang sangat tinggi terhadap naungan atau tempat teduh (tahan tempat teduh). Tanaman Porang membutuhkan cahaya maksimum hanya sampai 40%. Tanaman Porang dapat tumbuh pada ketinggian 0 – 700 M dpl. Namun yang paling bagus pada daerah yang mempunyai ketinggian100–600Mdpl.
b. Keadaan Tanah

Untuk hasil yang baik, tanaman Porang menghendaki tanah yang gembur/ subur serta tidak becek (tergenang air). Derajat keasaman tanah yang ideal adalah antara PH 6 – 7 serta pada kondisi jenis tanah apa saja.

3. Kondisi Lingkungan

Naungan yang ideal untuk tanaman Porang adalah jenis Jati, Mahoni Sono, dan lain-lain, yang pokok ada naungan serta terhindar dari kebakaran. Tingkat kerapatan naungan minimal 40% sehingga semakin rapat semakin baik.

Jadi, semua sudah dijelaskan bagaimana membudidayakan tanaman porang sangat mudah tinggal mau atau tidaknya kita membudidayakan. Tanaman porang banyak manfaatnya dari daun sampai umbinya.daun Porang digunakan sebagai sayur sedangkan umbinya dikelola sebagai tepung porang, keripik dan bisa juga direbus untuk dimakan biasa seperti umbi singkong.

 Penulis : ArioFakultas: Pertanian  Program Studi: Agroteknologi

Incoming search terms:

  • tanaman porang
  • pohon porang
Previous Belimbing Wuluh Sebagai Penurun Darah Tinggi
Next Manfaat Daun Sirih Merah Untuk Kesehatan

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *