Mengenal Budaya Tiongkok Lewat Dragon Boat Festival


mimbaruntan.com, Pontianak—Dalam rang peringatan hari hubungan bilateral antara Tiongkok dan Indonesia yang ke 65, Pusat Bahasa Mandarin Untan gelar Dragon Boat Festival pada Senin 28 Juni 2015. Acara yang dilaksanakan di aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untan tersebut bertajuk nada dan tari serta terbuka untuk umum. Selain untuk memperingati hari bilateral kedua negara, acara tersebut juga merupakan agenda tahunan dari Pusat Mandarin Untan yang bertujuan untuk memperkenalkan budaya tiongkok kepada mahasiswa.

Direktur Pusat Bahasa Mandarin Untan, Lily Thamrin, menyampaikan bahwa sebenarnya perayaan tersebut jatuh pada tanggal 5 bulan ke lima dalam penganggalan Tiongkok, namun untuk pelaksanaan nya yaitu pada tanggal 20 Juni di seluruh dunia. “Dilaksanakan sekarang, karena kita kebetulan ada kegiatan kemarin, jadi di undur minggu ini,” ungkapnya.

Pada saat pelaksanaan, rangkaian acara terdiri dari berbagai penampilan tari, permaianan alat musik tradisional, taichi, nyanyian, dan drama yang berhubungan dengan dragon boat festival. Acara yang berlangsung lancar juga dihadiri oleh DPR, Direktur Pusat Bahasa Mandarin Tiongkok dari Universitas Kebangsaan Quangshi, para dosen pembantu dari Tiongkok, dan mahasiswa prodi Bahasa Mandarin .

Denita, selaku mahasiswi prodi Bahasa Mandarin, menurutnya acara yang dilaksanakan oleh Pusat Bahasa Mandarin Untan sangat bagus untuk menambah pengetahuan tentang budaya Tiongkok. “Acaranya sangat bagus, khususnya untuk kami yang di jurusan mandarin, ya untuk lebih menambah pengetahuan kami,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Untan, Dia mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat , menurutnya dengan kegiatan itulah masyarakat dapat mengenal budaya Tiongkok dan menambah pengetahuan kepada mahasiswa. “Saya sangat mengapresiasi dan mendukung acara ini,” tegas Martono.

 

Reporter : Tarida Manullang
Editor    : Riko Saputra

Previous Riadi Budiman: Pendidikan Karakter untuk Semua Agama
Next Riadi: Mahasiswa Baru Wajib Mengikuti Pendikar

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *