Peletakan Batu Pertama Rumah Budaya Madura di Kalbar


Peletakan batu pertama Pendirian Rumah Adat Madura di Kalbar
Peletakan batu pertama Pendirian Rumah Adat Madura di Kalbar

mimbaruntan.com, Universitas Tanjungpura-Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Pontianak, Kalimantan Barat menggelar acara halal bihalal yang sekaligus dengan diadakannya peletakan batu pertama Rumah Budaya Madura, Minggu (6/9).

Acara yang diselenggarakan oleh IKBM tersebut menghadirkan Mantan Kapolri Jenderal Rusman Hadi, mantan Panglima TNI Jenderal R Hartono, Wakil Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Ketua DPRD Kota Pontianak, Bupati Kubu Raya Rusman Ali, dan lembaga etnis seperti MABM,MABT, BAD dan Yayasan Bakti Suci.

Pada saat halal bihalal berlangsung acara diselingi dengan agenda peletakan batu pertama Rumah Budaya Madura pada pukul 12.30 WIB yang berlokasi di jalan Selat Panjang, Siantan Hulu, Pontianak Utara.

Tujuan didirikan rumah budaya Madura tersebut ialah untuk merealisaskian program saat musyawarah besar IKBM, selain itu rumah budaya tersebut juga akan dijadikan tempat mengembangkan budaya Madura di Kalbar, “dasar tujuan kami menjalankan amanah mubes yang kami laksanakan, kami akan siapkan Rumah Budaya, tempat inilah nanti akan mengembangkan hasil budaya Madura baik itu dari sisi budaya seni maupun budaya kerja atau budaya keamanan serta budaya kebersamaan,” ungkap Sukiryanto elaku ketua IKBM Kalbar.

Diamenyampaikan bahwa masyarakat Madura di Kalimantan Barat menempati posisi nomor dua terbesar setelah Jawa Timur, maka sudah septutnya untuk menggali budaya kesenian Madura. “penduduk Madura di Kalbar sekitar 463000 jiwa, kita harus menggali budaya kesenian karna kita berharap Kalimantan Barat ini aman damai bersaudara biarlah masa berlalu itu berlalu, kita song-song masa yang akan datang itu cita-cita dari kepengurusan kami,” tegasnya saat memberikan keterang kepada reporter mimbar untan.

Dalam menyukseskan jalannya pembangunan Rumah Budaya Madura tersebut, Sukiryanto mengatakan saat ini banyak sekali dukungan dari berbagai pihak. Saat ini dana yang sudah terkumpul sebesar Rp.300 juta . dana tersebut berasal dari para donatur seperti dari DPR RI Dapil Kalbar yaitu Karolin dan Syarif Abdullah serta dari donatur masyarakat Madura itu sendiri, “saat peresmian atau pengukuhan kemarin terkumpul dana 300 juta dan ada donatur DPR RI yang telah menyumbang semen sebanyak 500 sak dari DPR RI Ibuk Karolin dan alhamdulillah juga tadi pagi ada titipan dari DPR RI berbentuk 10 juta dari syarif Abdullah.” pungkas sukiryanto

 

Penulis: Dadang Ms

Editor: Riko saputra

 

Previous Penutupan Bioma 2015 Diwarnai dengan Atraksi Papermob
Next Mendirikan Rumah Budaya Madura di Kalbar

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *