Sastra di Kalbar Bisa dikatakan Mati Suri


mimbaruntan.com, UntanForum Sastra (Forsas) kalbar menggelar sosialisasi kegiatan sastra yang bertajuk “Membaca Ahmadun Yosi Herfanda, Ciuman Pertama untuk Tuhan” yang diadakan di Aula FKIPUntan, Minggu (17/1).

Parlindungan Nadeak selaku dosen sastra menilai sastra di Kalbar saat ini dalam bentuk berkarya di masyarakat masih  kurang bahkan dikatakan mati suri.

“Harus ada peran komunitas untuk membangun dan masyarakat tertentu harus memberikan dukungan baik dari kalangan akademik, praktisi, atau masyarakat secara umum dan mereka harus di bantu supaya cepat berkembang,” ungkapnya kepada Reporter Mimbar Untan.

Ia juga menambahkan bahwa potensi sastra di kalbar saat ini hanya sedikit, namun ada beberapa mahasiswa yang memberikan karyanya untuk di koreksi .

“Menurut kacamata saya, beberapa mahasiswa sudah ada saya lihat memberikan koreksian terhadap karya-karya mereka tetapi saya tidak ada waktu,” terangnya.

 

Reporter : Suryansah

Editor       : Septi Ds

Previous Kopma Untan Salahkan Eks Pengurus  
Next Kapan Perkuliahan Semester Genap DiMulai?

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *