Menciptakan Bibit Baru Melalui Komet XII


Mimbaruntan.com, Untan – Kegiatan Kompetisi Matematika (Komet) ke-XII merupakan ajang untuk melahirkan juara-juara matematika dan para bibit unggul siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat, itulah yang diungkapkan oleh Ketua Jurusan Matematika, Neva Satyahadewi, M.Sc. Ia berharap bahwa peserta yang belum berhasil meraih juara jangan berkecil hati karena dapat berkesempatan mengikuti Komet pada tahun berikutnya.

“Paling tidak adek-adek peserta kompetisi matematika ke-12 yang telah mengikuti kompetisi ini merupakan putra-putri terbaik dari sekolah masing-masing,” kata Neva, dalam sambutannya, Sabtu (19/3).

Ia juga menambahkan bagi peserta yang menjadi juara mendapat kesempatan untuk mendaftar di Jurusan Matematika ataupun Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) pada umumnya. “Tentunya bagi yang melalui seleksi rapor dapat melampirkan sertifikatnya nanti sehingga akan menjadi bahan pertimbangan atau prioritas khusus untuk mendapatkan kesempatan menjadi mahasiswa di FMIPA Untan.” tambahnya.

Puncak kegiatan sekaligus penutupan dari rangkaian kegiatan Komet ke-XII yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Matematika (Himatika) FMIPA Untan ini berlangsung di Aula Kodam XVII Tanjungpura Kubu Raya, Sabtu (19/3). Kegiatan ini diikuti oleh 12 kabupaten dan dua kota di wilayah Kalimantan Barat.

Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini apresiasi terhadap Komet lebih meningkat. “Pertama dari sisi jumlah. Seleksi daerah di Komet ke-XII ini terbanyak sejak terselenggaranya Komet,” ujar Ady Febrisutisyanto selaku Ketua Himatika. Ia mengatakan Komet sudah mulai diterima masyarakat di daerah. “Dan sisi dukungan moril dari birokrat kampus, baik fakultas maupun Universitas. Buktinya kami bisa mendapatkan piala bergilir dari rektor,” tambahnya.

Ke depannya Ady berharap Komet dapat menjadi bahan pertimbangan untuk pemerintah. “Harapannya pemerintah benar-benar mendukung kegiatan ini dan lebih peka terhadap kegiatan-kegiatan yang berbau keilmuan.”

Alvaro Manuel Yono dari SMA Kristen Immanuel keluar sebagai juara lomba matematika. Ia mengungkapkan kebahgiaannya karena dapat menjadi juara pertama, “senang, dan tidak menduga juga akan menjadi juara,”ungkapnya. Ia menambahkan, kerja keras yang selama ini dilakukan telah membuahkan hasil dan ketika mengikuti lomba harus tenang. “Yang penting jangan tegang jak waktu lomba. Kalau tidak menang ya tidak apa yang penting sudah berusaha,” ungkapnya.

 

Penulis : Lulu, Suryansah

Editor : Isa Oktaviani

Previous Gadget Belum Bisa Gantikan Buku Pelajaran
Next Malam Puncak SAF II Berlangsung Meriah

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *