Burung Gereja


Peliharaanmu, tuan
Santapannya di sanggan emas
Tidurnya dalam sangkar
bertabur permata
Kau timang melebihi anakmu
Kembalikan keceriaanmu saat bertengkar dengan bini-binimu

Sedang aku
Makan nasi basi dan ulat-ulat got
Tunawisma yang numpang pada parabola
Tak ada yang sudi menimangku
Yang ada kau jijik!

Tak seperti dia, kan, tuan?
Berbulu indah sedang aku abstrak
Bersuara merdu sedang aku sumbang
Tapi, satu yang ‘tak dia miliki
Kebebasan!

Karya : Pak Pok

Mahasiswa FKIP Untan prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2011

 

 

 

Previous Karangan Bunga Duka
Next Sajak Tembawang Kalimantan

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *