Palestina Menjadi Cahaya


Rakaat panjang yang kubangun, menitipkan sepotong hati agar selalu suci.
Ribuan bayonet memburu dada
Syahadatku yang tegak mengusung dua kalimat suci
Bom waktu memburu kepala dzikirku yang tengadah dalam doa suci.
Puluhan senjata angkara menyerbu seluruh tubuhku yang setia memikul panji-panji suci,
Dimana Tuhan menurunkan malaikatnya pada jantung keimananku.
Dalam dadaku, palestina menjadi cahaya

Karya : Alan Islandi

Mahasiswa FKIP Untan Program studi Pendidikan Geografi

Previous Tak Pernah Cukup
Next Tirakatku

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *