Dia Wanita yang Terbaik


Ada kerinduan yang mendalam

Pada senyum terindahnya

Sepotong angin memberikan kabar pada senja

Dialah wanita terbaik

Sungguh tidak ada bunga seindah itu di surga

Dia tak bersayap namun bidadari tertunduk malu

Dia wanita bocah

Yang setiap hari mengurus ibunya

Ibunya yang lumpuh

 

Pengarang: Prabangsa

Previous Cerita Kita, Nista dan Derita
Next Jelaga

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *