Tolak WTPM Pameran di Indonesia, Ini yang dilakukan Mahasiswa FK Untan


mimbaruntan.com, Untan – World Tobbaco Process Machine (WTPM) akan mengadakan pameran inovasi dari mesin-mesin pembuat rokok di Indonesia. Akan tetapi hal tersebut mendapat penolakan dari berbagai mahasiswa di Indonesia, satu diantaranya adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Tanjungpura (Untan).

Rabu, 17 Mei 2017, mahasiswa FK Untan melakukan aksi penggalangan tanda tangan pada banner yang bertuliskan “tolak WTPM” yang akan melakukan pameran di Indonesia. Tanda tangan tersebut nantinya akan dikirim ke akun miliknya Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Ikatan Keluarga Mahasiswa Universitas Indonesia yang mendapatkan dukungan dari beberapa oragnisasi mahasiswa seperti Ikatan Mahasiswa Kedokteran Untan (IMKU), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FK Untan, dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang ada di FK Untan itu sendiri.

Kepala Departemen Kastrat IMKU, Maghfira Aufa Asli, mengatakan bahwa mahasiswa kesehatan Untan akan turut aktif berpartisipasi dalam melakukan penolakan terhadap WTPM. “Walaupun kita nggak ikut aksi dengan turun ke jalan seperti yang di Jakarta, akan tetapi setidaknya kita bisa memberikan pencerdasan yang massif kepada mahasiswa fakultas kedokteran,” ujarnya, Rabu (17/5).

Ia menambahkan, mahasiswa kesehatan sebagai calon tenaga kesehatan yang anntinya akan bertujuan untuk meningkatkan kesehatan. “langkah kecil yang dapat kita lakukan yaitu mendukung gerakan tolak WTPM,” tuturnya.

Anisa selaku SA Kastrad dari BEM FK Untan mengungkapkan bahwa WTPM tidak boleh mengadakan pameran di Indonesia, karena tahun lalu kata Anisa WTPM telah dinyatakan tidak boleh melakukan hal tersebut. “WTPM ini masih saja berani untuk mengadakan kegiatannya di Indonesia. Jadi kami menolak dan ikut berpartisipasi, karena dari Universitas Indonesia menolak WTPM membentuk kegiatan di Indonesia,” pungkasnya.

Penulis : Lola Prianti
Editor : Dadang Ms

Previous SG FT Untan Terhenti, Yusuf Angkat Bicara
Next Setetes dari Ibu

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *