Program Nusantara Sehat Untuk Tenaga Kesehatan

mimbaruntan.com, Untan— “Nanti mereka akan dididik secara semi militer dan nantinya akan di tempatkan di daerah terpencil dengan masa kontrak selama 2 tahun, lulusan program ini nantinya akan mendapatkan gaji,” tuturnya.

mimbaruntan.com, Untan— Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Tanjungpura (Untan) mengadakan kunjungan ke Dinas Kesehatan (Dinkes)  Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Senin (19/06). Kunjungan ini merupakan satu diantara kegiatan yang di buat oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FK untuk mengikuti Program Nusantara Sehat.

Menurut kepala bidang Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) dan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kamissudiarty  mengatakan bahwa, Nusantara Sehat ini merupakan program bagi tenaga kesehatan yang sudah lulus masa pendidikannya, yang terdiri dari tenaga kesehatan bidang dokter umum,perawat,bidan,ahli gizi,ahli kesehatan lingkungan, analis kesehatan,farmasi, perawat gigi dan tenaga kesehatan masyarakat.  “Nanti  mereka akan dididik secara semi militer dan nantinya  akan di tempatkan di daerah terpencil dengan masa kontrak selama 2 tahun, lulusan program ini nantinya akan mendapatkan gaji,” tuturnya. Program ini mendapat perhatian yang menarik bagi mahasiswa kedokteran Untan, hal ini terlihat dari antusias peserta yang mengajukan pertanyaan di saat sesi tanya jawab.

Widiyanto selaku Presiden Mahasiswa BEM FK Untan mengatakan  kegiatan ini merupakan wadah silahtuhrahmi yang menghubungkan antara Dinkes dan BEM serta Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di Fakultas Kedokteran Untan. “Kegiatan ini lebih tepatnya sebagai sarana koordinasi  serta sharing, diskusi dan untuk mencari informasi tentang dunia kesehatan yang khususnya berada di Kalimantan Barat,” pungkasnya.

Widiyanto pun menambahkan untuk kedepannya akan lagi mengadakan kerjasama seperti bakti sosial dan pengabdian pada masyarakat. “Nantinya akan ada kegiatan bakti sosial dan pengabdian masyarakat ke daerah terpencil yang nanti akan di lakukan gerakan koordinasi dengan dinkes, namun untuk waktu dan tempatnya masih belum di koordinasikan,” ujarnya.

Selain membahas tentang program Nusantara Sehat banyak hal lain juga yang didiskusikan saat itu seperti tentang Surat Tanda Registrasi Kesehatan (STR) , Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) serta issue kesehatan lainnya saat ini.

Penulis : Lola

Editor : Umi

Previous Dampak Buruk Penggunaan Hp Terhadap Kesehatan
Next Sekda Kalbar Adakan Open House

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *