Hindari Dampak Buruk Peredaran Uang Baru, Ini yang Dilakukan Tim ENJ Untan di Pulau Maya


mimbaruntan.com, Untan – Guna menghindari dampak buruk dari peredaran uang baru, tim Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) Jalur Mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak mengadakan sosialisasi di Aula Kantor Desa Dusun Kecil Pulau Maya Kabupaten Kayong Utara, Sabtu (19/8) malam.

Kegiatan ini mengusung tema “Uang Rupiah Baru Emisi 2016 Republik Indonesia”. Sebelum sosialisasi dimulai, Sofian Kepala Desa Dusun Kecil pun memperkenalkan tim dan memaparkan program.

“Mereka adalah mahasiswa Untan yang bekerja sama dengan Kemenko Kemaritiman yang dalam lambangnya disebut ENJ yang terdiri dalam empat divisi seperti pendidikan, lingkungan, kesehatan dan juga ekonomi,” ungkapnya

Ia juga berharap, melalui kegiatan ini masyarakat dapat mengetahui tentang perederan uang baru. “Harapannya, kita dapat mengetahui peredaran uang baru dan tidak tertipu dengan uang baru atau uang palsu di kemudian hari,” tambahnya

Sementara Herfan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Untan yang bertindak sebagai pemateri mengungkapkan bahwa uang rupiah baru termasuk memiliki tingkat keamanan yang tertinggi di dunia. “Jadi keamanannya terdapat tiga level dan rahasia, tergantung pada nominal uangnya itu pada level pertama,” jelasnya.

Mata uang baru yang sudah beredar, lanjut dia, adalah sah jika digunakan oleh masyarakat. “Jadi jika bapak-bapak menggunakan uang baru ini sudah sah dan juga mengingatkatkan kembali jika uang baru ini susah untuk dipalsukan,” tambahnya.

Sebelum menutup materi, Herfan mengingatkan untuk senantiasa melakukan pengecekan pada uang yang dimiliki. “Pengecekan uang dengan cara 3D (Dilihat, Diraba dan Ditrawang),” pungkasnya.

 

Penulis : Rio Pratama

Editor  : A.Rahman

 

Previous Maraknya Pelanggaran Hukum dan HAM, BEM Fakultas Hukum Untan Adakan Forum Diskusi
Next Waspadai Penyebaran Malaria, Tim ENJ Untan Bagikan Kelambu dan Abate

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *