Himasuperindo Ajak Mahasiswa Pulihkan Ekosistem Lamun

mimbaruntan.com, Untan— Melalui ketua Himpunan Mahasiswa Sumberdaya Perairan Indonesia (Himasuperindo) Muhammad Taufik menilai bahwa ekosistem padang lamun tidak mendapat perhatian yang memadai dalam setiap kebijakan pembangunan, seperti dalam konsep rehabilitasi dan konservasi mangrove dan terumbu karang.

Foto bersama mahasiswa Manajemen Sumber Daya Perairan dari berbagai Universitas mengikuti Kegiatan Mahasiswa Rehabilitasi Nasional (Kemarebnas) yang dilaksanakan di pulau Pari kecamatan Jakarta Utara, Kamis (21/9)

mimbaruntan.com, Untan— Sebanyak 73 mahasiswa Manajemen Sumber Daya Perairan dari berbagai Universitas mengikuti Kegiatan Mahasiswa Rehabilitasi Nasional (Kemarebnas) yang dilaksanakan di pulau Pari kecamatan Jakarta Utara. Kegiatan tersebut mengusung tema “GREEN BELT CONSERVATION OF SEAGRASS” yang berlangsung dari tanggal 21-24 september 2017 dengan berbagai agenda kegiatan.

Melalui ketua Himpunan Mahasiswa Sumberdaya Perairan Indonesia (Himasuperindo) Muhammad Taufik menilai bahwa ekosistem padang lamun tidak mendapat perhatian yang memadai dalam setiap kebijakan pembangunan, seperti dalam konsep rehabilitasi dan konservasi mangrove dan terumbu karang. “Kita lihat ini kan wadah untuk teman-teman MSP masih kurang lah, forum diskusi masih minim,” ungkapnya saat ditemui (21/9).

Dalam kegiatan ini mengajak kalangan akademisi untuk selalu memberikan informasi mengenai peran lamun di masa mendatang. Tidak hanya dukungan dari kalangan akademisi tetapi melibatkan mengedukasi masyarakat lokal.

“Kalo konservasi lamun memang masih sangat jarang apalagi di daerah sulawesi karena kebanyakan Fokus nya disana terumbu karang dan mangrove,” pungkasnya.

 

Penulis : Suryansyah

Editor Umi

Previous Wujud Kepedulian Pada Sesama, Ini Yang Dilakukan HIMABIO
Next Kades Tanjung Satai Ikut Gotong Royong Bersama Tim ENJ Kalbar

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *