Dies Natalis ke-52 FISIP Untan Turut Selenggarakan Pemutaran Film G30S/PKI

mimbaruntan.com, Untan- Dalam rangka kegiatan Dies Natalis ke-52 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura ( Untan) menyelenggarakan Pemutaran Film Pengkhianatan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI). Kegiatan yang turut dihadiri oleh perwakilan dari Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura ini bertempat di halaman kampus FISIP Untan, Jumat (29/9).

mimbaruntan.com, Untan- Dalam rangka kegiatan Dies Natalis ke-52 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura ( Untan) menyelenggarakan Pemutaran Film Pengkhianatan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI). Kegiatan yang turut dihadiri oleh perwakilan dari Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura ini bertempat di halaman kampus FISIP Untan, Jumat (29/9).

Andika selaku ketua panitia kegiatan ini mengatakan tujuan pemutaran film adalah agar mahasiswa FISIP tau tentang sejarah dan dekat dengan ideologi pancasila.”Supaya mahasiswa kita ,khususnya mahasiswa FISIP tu lebih dekat dengan sejarah gitu dan lebih dekat dengan ideologi pancasila,lebih dekat terhadap undang-undang dasar karena kita berjalan juga dengan Pancasila kita hidup juga dengan Pancasila,” ungkapnya Jumat (29/9).

Hal senada juga diungkapkan oleh Mayor Teguh selaku perwakilan Kodam XII/Tanjungpura, alasan memilih FISIP Untan ini karena nantinya di tempat ini akan lahir pemimpin-pemimpin bangsa yang melanjutkan perjuangan pendahulu. “Karena ke depannya kita memandang  sangat penting untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu kita untuk kokohnya negara kita di dalam bingke Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika,” jelasnya.

Ia juga memberikan contoh tentang kisah Ahmad Yani yang pertama kali menolak untuk angkatan kelima  yaitu buruh dan tani dipersenjatai. “Yang menolak adalah Pak Ahmad Yani karena dari seperti film yang kita lihat, kalau buruh dan tani di bersenjatai itu akan susah untuk garis komandonya dan ini memang sudah ada indikasi artinya ini akan digunakan atau dimanfaatkan PKI”. tambahnya.

Selain itu ia  mengatakan bahwa pemutaran film ini juga berharap mahasiswa dapat diingatkan kembali peristiwa bersejarah kelam di mana falsafah Pancasila diganti dengan paham Komunis. “Dengan ditandai dengan menculik, menyiksa bahkan  membunuh  orang-orang yang punya kepentingan,” pungkasnya.

 

Penulis  : Ardianus Ardi

Editor    : Sekar A.M.

Previous PEMUTARAN FILM PENGKHIANATAN G30S/PKI DI FISIP UNTAN SEBAGAI AJANG REFLEKSI SEJARAH
Next HIMASI Lantik Kepengurusan Baru Periode 2017/2018

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *