Pencarian


Setelah hujan yang dingin dan menyejukkan membuat jatuh berkali-kali

Ia pun merangkai kata-kata

Namun kata-kata indah yang tela terangkai pun menemukan lelahnya.

Ia masih belum lelah juga dan mulai menikmati senja.

Senja memang indah namun senjapun tak dapat dipaksakan selalu ada

Dan menjadi penutup terang yang menggelisahkan.

Kini ia diam dan datanglah angin.

Angin dingin dan menyejukkan.

Tak terlihat namun dapat dirasakan.

Mensyukuri angin masih ingin selalu ada.

Semoga angin tak bawa kecewa pula bencana.

Dan angin jadi yang dirindu pula penyampai rindu pada semuanya.

Ia yang adalah aku, beristirahatlah kata-katamu.

 

Karya : Emiliana Febriyani

Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Previous Gelar Dies Natalis ke 10, Tino : Himparka Mengalami Kemajuan
Next Peringati Hari Anti Korupsi Internasional bersama Suara Generasi Antikorupsi

No Comment

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *