Posts in category

Sastra


Dia yang taat walau dulunya sesat Dia yang sabar walau dulunya sesumbar Dia yang jujur walau dulunya takabur Dia yang amanah walau dulunya pemarah Dia yang baik walau dulunya munafik Dia Read more […]

0 3

Tadi pagi di warung kopi Tionghua, duduk manis pejabat negara. Berbincang soal proyek gagal, dan sedikit menyengir pada kawan sebelahnya. Didepan mereka, sosok tegar, berambut panjang sedang menghirup Read more […]

0 1

Kalau aku tak bicara pada kata

Mungkin aku akan tenggelam dengan sejarah

Kalau aku rakyat, mana mungkin aku dirampok

Mungkin tunggu kiamat, baru mereka keok atau kapok .

0 1

Buruh adalah darah
Napasnya adalah deru perubahan, pembebasan, dan kemerdekaan!

0 2

Burung-burung enggang yang sisa nama
Tengkawang-tengkawang yang sisa luka
Bersabda pada dunia

0 6

Peliharaanmu, tuan
Santapannya di sanggan emas
Tidurnya dalam sangkar
bertabur permata

0 9

Suamiku, Elri masih duduk di kursi ruang tamu yang menghadap ke arah jalan ditemani cerutu dan segelas teh yang kubuatkan tadi saat sarapan. Biasanya sepagi itu dia sudah mandi dan bersiap untuk pergi ke kantor.

0 2

Beberapa bulan ini, kau sering melamun di atas peranginan depan istana yang menghadap sungai bercabang tiga, Muara Ulakan. Hari ini kau juga melewatkan sore di tepian sungai

0 4