Posts in category

Cerpen


Gadis cantik itu bernama Ramadhania Bintang. Ia adalah putri sematawayang dari pengusaha konglomerat. Kedua orangtuanya menaruh harapan besar agar kelak Bintang dapat menjadi kebanggaan bagi keluarganya

0 12

“Langit.”
Wanita itu masih asik dengan dunianya ketika untuk kesekian kalinya namanya dipanggil.

0 9

Sang surya mulai bangun dari tidurnya, ku buka jendela manis kecilku, tercium aroma-aroma bunga, tumbuhan hijau menyapa dengan melambaikan daun-daunya. Bunga mekar indah dengan penuh senyuman menyambut pagi hari.

0 5

Karina masih sedih dan tidak merelakan kekasihnya yang pergi meninggalkannya untuk selama-lamanya. Hari-harinya ia menghabiskan dengan mengurung diri di kamar.

0 8

Di kota ini ada manusia yang tega membunuh anaknya. Sumpah, aku baru saja menonton di tv. Aku baru saja baca di koran. Aku baru saja mendengar di radio. Semua membahas tentang seorang anak manusia membunuh Read more […]

0 12

  Atap rumah dihantam hujan dengan tidak beraturan. Tidak ada pola yang tetap, mereka menetes sesuka hati dari langit. Hujan. Meskipun langit sama sekali tidak kelabu. Sudah menjadi kebiasaan kota Read more […]

0 5

Pahitnya kopi tak lagi kurasakan. Satu detik berlalu bagai seabad, hampir tak ada bedanya kalau jam itu berhenti berdetak. Seperti jantungku, yang nyaris tak berbunyi setiap dia menatapku lirih. “Ada Read more […]

0 8

Semua orang menyambutnya dengan tawa, padahal dia baru saja datang kemari.

0 3