Posts in category

Sastra


siluet-petani-sumber-google

Ku pandangi wajah mereka yang penuh semangat

Walalu sejak pagi matahari tak lelah menyengat

0 6

Puan lama sekali kiranya saya berdiri di hadap pintu pintu tertutup tiada berani saya ketuk ah..sekadar mengetuk itu berat apalagi bersuara memanggil lidah saya tiada kenal kata   Puan dari Read more […]

0 6

Tuan, saya ini perempuan Biasa duduk di tepi taman pada suatu bangku Sendirian tapi tiada menangis Lalu datanglah tuan, duduk kita bersisi-sisian Dipisah jarak dengan angka yang diperhitungkan Janggal. Berdampingan Read more […]

0 7

Ada kerinduan yang mendalam Pada senyum terindahnya Sepotong angin memberikan kabar pada senja Dialah wanita terbaik Sungguh tidak ada bunga seindah itu di surga Dia tak bersayap namun bidadari Read more […]

0 9

Buru,buru,buru,kejar segalanya kawan Tidakkah kau pelik biarkan tintamu makin menghitam? Biarkanlah separuh bayang kelam-mu tinggal,biar kujaga,biar kupelihara,biar temani sisi kosong kepalaku Biarlah Read more […]

0 6

Langit sendu
Senja telah pergi di hadapanku
Kini awan membentang lurus di langit
Burung-burung terbang bebas di udara

0 11

‘Sungguh jauh jarak antara lidah manusia dan perbuatan terlebih kepadanya diberikan sebuah jabatan’ seingatku pemeran tokoh Tan Malaka pada monolog Saya Rusa Berbulu Merah pernah berkata seperti itu. Tan Malaka seorang aktivis kemerdekaan

0 12

Kami adalah penghuni langit

Lidah kami kata mutlak

Tiada salah terucap

0 4