Posts in tag

Puisi


Hei bung ! Gila kau percaya mereka Yang katanya wakil rakyat Mereka yang duduk manis di kursi-kursi empuk Kau kira mereka berjuang untukmu? Nafsu mereka saja tak terpuaskan Bodoh saja Read more […]

0 0

Seperti buku yang timpang tanpa tulisan Kau benar-benar sempat berjalan bersamaku, walau sesaat Sahabatku, Sesekali sendiri aku tertawa, mengingat masa yang jauh dari kata Taqwa! Apakah aku Read more […]

0 0

Jabatan lepas kurang sedap Tiada mesti marah-marah Sambil jalan tiada lihat plang Hingga terkena tilang Karena, mengganggu lalu lintas lalang Aduhai Jabatan lepas kurang sedap Mestinya introspeksi Read more […]

0 0

oHanya perih yang terasa Hanya luka yang tersisa Halus mengalir di pipinya Pelan namun menusuk sukma   Harapan tlah kabur Isi perut tlah menganggur Isi otak pun terkubur Meski Read more […]

0 0

Wahai jiwa yang lemah Dapatkah kau rasakan Tetes air mata tiada tertahan Terombang ambing dalam haluan Nyatanya hanya gerimis dalam kebasahan   Wahai jiwa yang gundah Dapatkah Read more […]

0 0

Ya… Kita ini penikmat Penikmat kemerdekaan   Apa yang harus kita lakukan sebagai seorang penikmat? Apa hanya dengan duduk manis dan santai? Mencibir, tertawa, besenang-senang, dari Read more […]

0 28

Ayunan biru berkarat yang berayun dengan malasnya Rumput-rumput kering yang telah bosan terinjak-injak kaki manusia Awan putih yang masih berkendara menjelajahi langit biru yang sama Pot-pot Read more […]

0 3

  Matanya melemahkan, senyumnya memikat Rasanya ingin mendekat Ingin melihatnya begitu jelas Menatapnya dari matahari terbit hingga terbenam Dan aku jadikan dia bunga tidurku Merasuk Read more […]

0 80