Aulia membuka aplikasi Instagramnya, mata tertuju pada layar ponsel yang terasa lebih berat dari…
Cerpen
-
-
Riuh angin musim panas berhembus, membawa awan kelam yang menggantung di langit. Hujan pun…
-
Desir angin laut menghantarkan Surai hitam legam menampar lembut pipinya. Ia terpaku menatap tanah…
-
Pagi itu, embun masih setia melekat di dedaunan, ayah bangun dengan sorot mata yang…
-
Ketika Kaisar Nero duduk meratapi kota Roma, yang masih terpanggang nyala membara karena perbuatannya.…
-
Terasing dalam rutinitas desa yang tenang, seorang pemuda memutuskan untuk mencari makna hidup yang…
-
Puing-puing rinduku runtuh kala sepasang manik kami tak sengaja terkunci sepersekian detik, binar yang…
-
“Kemarin dicat hijau, sekarang ditambah lampu. Siapa yang bertamu kali ini?” Aku menggeleng keras…
-
Aku melempar asal ranselku. Cukup berat, dipenuhi barang yang kupikir bisa membantuku bertahan hidup…
-
Hujan sedang turun, dengan rindu yang berapi-api, memeluk tulang-belulangku yang sejuk. Menit ke empat…