mimbaruntan.com, Untan – Pelatihan Jurnalistik “Teknik Dasar Penulisan Standar Kantor Berita” pada Selasa (14/4) diinisiasi oleh ANTARA yang berkegiatan di Innovation Space, Gedung Perpustakaan Universitas Tanjungpura. Kegiatan ini diikuti oleh 41 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Barat, terutama yang tergabung dalam lembaga pers mahasiswa.
Kegiatan pelatihan ini rutin dilakukan sebagai tanggung jawab sosial dan lingkungan, yang melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi terutama yang tergabung sebagai anggota lembaga pers mahasiswa.
Marini, selaku penyelenggara mengungkapkan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan sebagai tanggung jawab sosial dan lingkungan serta memang memiliki target untuk fokus kepada pers mahasiswa.
“Jadi secara rutin memang kantor berita ANTARA melaksanakan TJSL itu dan berkeliling Indonesia. Memang programnya pelatihan jurnalistik menyasar ke pers mahasiswa, fokusnya memang di persma,” ungkap Marini.
Pelatihan ini bertujuan mengedukasi mahasiswa yang memiliki kapasitas tinggi dalam menulis serta menjadi penerus sebagai jurnalis. Menurut Marini, penting sekali untuk menekankan pelatihan ini sebab generasi penerus memerlukan standar kepenulisan kantor berita.
Baca Juga: BBC Goes to Kampus: Membuka Tabir Proses Jurnalistik bagi Mahasiswa Untan
“Sebagai generasi penerus menjadi jurnalis, berkaitan dengan profesi jadi kita mau mendidik jurnalis muda untuk bisa menulis, untuk tahu standar kantor berita itu seperti apa. Jadi itu tujuan utama, sesuai dengan tema,” ujarnya.
Alviansyah Pasaribu sebagai pemateri menyampaikan bahwa kesempatan pelatihan ini menekankan peran jurnalis sangatlah krusial, dibalik lajunya arus berita yang cepat maka peran jurnalis sangat dibutuhkan. Jurnalis berdampak bagi masa depan dengan penyampaian informasi secara terarah, fokus pada isu yang diangkat tanpa mengurangi atau menambahkan informasi lain.
“Tapi pada dasarnya ini balik lagi ke awal, soal bagaimana penyampaian informasi tidak bias. Agar apa yang disampaikan tidak belok, fokus ke inti, tujuan dan arahannya seperti apa. Inti dan faktanya apa, tulislah seperti itu,” ujar Alviansyah.
Aufa, mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Untan menceritakan bahwa pelatihan ini memberikan pengalaman yang nyata bagi mahasiswa aktif untuk menambah wawasan di luar kampus. Materi yang dijelaskan cukup rinci membahas cara penulisan berita yang sesuai dengan data dan fakta.
Baca Juga: Commweek 2025: Wajah Baru Kaderisasi yang Aman dan Nyaman
“Kegiatan ini jadi membuka wawasan soal jurnalistik sih, ternyata jurnalistik bukan sekedar nulis aja tapi ada skemanya gitu. Sebenarnya kalau dari kuliah aja tuh nggak cukup. Dan memang kita perlu dengar praktek langsung dari narasumber yang memang udah berpengalaman gitu,” cerita Aufa.
Aufa menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman jurnalistik yang lebih mendalam, selain ini ANTARA juga memberikan pengalaman yang menarik dan seru karena menyediakan ruang untuk mahasiswa mengembangkan kemampuannya setelah sesi materi.
“Kesannya tuh kayak oh ternyata pemahaman aku masih jauh banget sih dari ilmu sebenarnya, disana ketemu banyak orang berpengalaman. Jadi aku lebih semangat belajar lagi sih setelah kegiatan ini,” tutup Aufa.
Penulis: Delta, Rizky
Editor: Mia