mimbaruntan.com, Untan – Keluarga Besar Mahasiswa Buddhis Universitas Tanjungpura (KBMB Untan) sukses menyelenggarakan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis pada Minggu (14/6/2026) di SMP Negeri 9 Sungai Raya, Desa Mekar Sari, Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan ini merupakan rangkaian penutup Festival Waisak 2026 yang mengusung tema “Menebarkan Metta untuk Mewujudkan Perdamaian Dunia”.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Festival Waisak 2026, Jhon Miranto, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, sponsor, donatur, serta rekan-rekan panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara. Sebelumnya, rangkaian pertama Festival Waisak 2026 telah dilaksanakan berupa Lomba Cerdas Cermat pada 17 Mei 2026 di Universitas Tanjungpura.
“Bakti sosial ini menjadi penutup rangkaian Festival Waisak 2026. Harapan kami, melalui semangat Metta, kegiatan ini dapat mendatangkan berkah dan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tutur Jhon.
Baca Juga: PASTOLIK FK Untan Gelar Bakti Sosial, Bawa Layanan Kesehatan ke Desa Benuang
Ketua Umum KBMB Untan, Aruna Wiryajayo, turut menekankan pentingnya konsistensi mahasiswa dalam menebarkan cinta kasih (Metta) melalui aksi nyata yang menyentuh masyarakat secara langsung.
Apresiasi hangat datang dari perwakilan Kepala Desa Mekar Sari, Ahmad Zubir, yang menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Desa Mekar Sari sebagai lokasi bakti sosial. Ia menilai kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini sangat membantu meringankan kebutuhan pemeliharaan kesehatan warga.
Perwakilan Wakil Rektor III Universitas Tanjungpura, Hendri Purwanto, menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam aksi sosial merupakan bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial. Kegiatan ini adalah wadah bagi mahasiswa untuk memupuk solidaritas dan memberikan manfaat yang nyata bagi lingkungan sekitar,” jelasnya.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya, Suyadi. Dalam arahannya, ia mengapresiasi sinergi mahasiswa dalam merealisasikan semangat Metta melalui aksi nyata dan berharap kehadiran tim medis dapat memberikan solusi kesehatan yang bermanfaat bagi warga.
Dalam pelaksanaannya, panitia bekerja sama dengan Tim Kesehatan Hati Nurani Kota Pontianak serta dukungan dari berbagai apotek untuk penyediaan obat-obatan. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak meja pendaftaran dibuka hingga akhir acara.
Baca Juga: Limbah Pelayanan Kesehatan, Menyumbang 4,4% Emisi Karbon Global
Kegiatan berlangsung aman dan tertib hingga sore hari, dan ditutup dengan penyerahan plakat serta piagam penghargaan kepada SMP Negeri 9 Sungai Raya selaku penyedia lokasi dan Tim Kesehatan Hati Nurani selaku mitra medis.
Press Release Festival Waisak 2026