Upacara pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun ajaran 2026/2027 Universitas Tanjungpura (Untan) dilaksanakan di lapangan perpustakaan pusat pada Senin (3/8/26). Upacara pembukaan ini wajib dihadiri oleh 200 mahasiswa baru dari setiap fakultas sebagai perwakilan dari 7.385 mahasiswa baru yang diterima melalui semua jalur penerimaan mahasiswa baru.
Dalam upacara tersebut, ketua PKKMB UNTAN 2026 yakni Togar Manurung menyampaikan bahwa PKKMB merupakan kegiatan pengenalan Tri Dharma Perguruan Tinggi paling awal bagi setiap mahasiswa baru untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan kampus. Melalui kegiatan PKKMB ini, mahasiswa juga diperkenalkan pada berbagai aktivitas akademik maupun kemahasiswaan sebagai bekal selama menempuh pendidikan di Untan.
Baca Juga: Batik, Musik, dan Budaya Warnai PKKMB FEB Untan 2025 Bertema “Genastara”
“Mahasiswa baru diharapkan dapat menjadi agen transformasi kehidupan masyarakat secara cepat sehingga berperan aktif dalam mewujudkan peran perguruan tinggi berdampak sebagai solusi nyata dalam kehidupan masyarakat,” ujar Togar dalam kata sambutan.
Togar juga menjelaskan bahwa PKKMB tahun ini Untan mengusung tema “Generasi Untan berdampak, berkarakter, berprestasi dan berkarya untuk Indonesia”. Kegiatan PKKMB sendiri dilaksanakan pada 3-6 Agustus 2026 dan akan dilaksanakan di fakultas masing-masing. Materi PKKMB tahun 2026 meliputi pendidikan kehidupan berbangsa bernegara, jati diri dan pembinaan kesadaran bela negara, sistem pendidikan tinggi di Indonesia, perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri, pengembangan karakter mahasiswa dan muatan lokal perguruan tinggi.
“Materi PKKMB tahun ini meliputi pendidikan kehidupan berbangsa bernegara, jati diri dan pembinaan kesadaran bela negara, sistem pendidikan tinggi di Indonesia, perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri, pengembangan karakter mahasiswa dan muatan lokal perguruan tinggi,” jelasnya.
Rektor Untan, Garuda Wiko juga mengingatkan kepada para mahasiswa baru agar mampu mengoptimalkan perannya sebagai agen perubahan untuk menjawab tantangan global yang dihadapi dunia saat ini. Mulai dari krisis iklim, konflik antar negara, misinformasi dan disinformasi, polarisasi sosial politik, kemiskinan ekstrim, kerusakan ekologi dan pelanggaran serta rendahnya literasi AI.
“Dalam situasi ini mahasiswa sebagai bagian dari lembaga pendidikan tinggi diharapkan dapat mengoptimalkan perannya sebagai agen perubahan, sebagai pembelajar yang mampu menjadi kontributor dan tampil sebagai problem solver bagi masalah-masalah yang timbul dalam masyarakat,” kata Garuda.
Garuda menambahkan bahwa PKKMB menjadi wadah penting untuk menyadarkan mahasiswa tentang urgensi revolusi industri dan transformasi ke society 5.0 melalui kompetensi masa depan. Kompetensi masa depan itu ialah mencakup kemampuan berpikir kreatif, kemampuan memecahkan masalah, keterampilan komunikasi kecerdasan dalam berkolaborasi serta menjadi pembelajar sepanjang hayat. Ia juga mengingatkan dan mengajak seluruh sivitas kampus untuk dapat menjaga serta merawat pancasila, UUD 1945, NKRI dan keunikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baca Juga: Dekan Faperta Pastikan Tidak Ada Perpeloncoan dalam PKKMB
“Kompetensi masa depan itu ialah mencakup kemampuan berpikir kreatif, kemampuan memecahkan masalah, keterampilan komunikasi, kecerdasan dalam berkolaborasi serta menjadi pembelajar sepanjang hayat. Hal fundamental lainnya adalah bagaimana mahasiswa dan seluruh civitas akademika dapat menjaga dan merawat pancasila, UUD 1945, NKRI dan keunikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya.
Sejumlah mahasiswa baru juga mengaku antusias untuk mengikuti upacara pembukaan dan rangkaian kegiatan PKKMB. Bagi mereka, kegiatan ini adalah langkah awal untuk mengenal lingkungan kampus serta beradaptasi dengan kehidupan sebagai mahasiswa.
Salah satunya, mahasiswa baru program studi keperawatan Fakultas kedokteran, Suci, yang mengaku sangat senang dapat mengikuti pembukaan PKKMB dan resmi mengenakan almamater Universitas Tanjungpura.
“Saya senang banget mengikuti kegiatan ini, pokoknya nggak bisa berkata-kata lagi. Senang banget akhirnya bisa memakai alamater Untan,” ungkap Suci.
Antusias serupa juga disampaikan oleh mahasiswa baru program studi Agribisnis Fakultas Pertanian, Fernando. Ia menyampaikan alasan dirinya memilih Untan sebagai tempat belajar karena Untan merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di Kalimantan Barat, tidak hanya itu dirinya juga mengungkapkan upacara pembukaan PKKMB memberikan kesan yang menyenangkan meskipun cuaca cukup terik.
“Mau ke Untan karena salah satu perguruan tinggi terbaik di Kalbar, tiga kata untuk hari itu panas, seru, dan senang,” tutupnya.
Melalui rangkaian PKKMB yang akan berlangsung hingga 6 Agustus 2026, mahasiswa baru diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan kampus, memahami kehidupan akademik, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berkarakter serta berdampak bagi masyarakat.
Penulis: Muti
Editor: Mia